8 Cara Mengajak Anak Menyikat Gigi

Mengajak anak untuk menyikat gigi adalah tantangan tersendiri. Anak seringkali malas dan sulit untuk diajak membersihkan gigi. Padahal, American Academy of Pedodontics dan American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan untuk menyikat gigi anak menggunakan pasta gigi berfluoride sejak gigi pertama muncul. Perlu diingat, penggunaan pasta gigi berfluoride tidak perlu banyak-banyak. Cukup gunakan sebesar beras atau sekedar apusan (sekitar 0,1 mg fluoride) pada anak kurang dari 3 tahun. Pada anak yang lebih besar (3-6 tahun) pasta gigi yang digunakan ialah sebesar kacang (sekitar 0,25 mg fluoride). (1,2)  Beberapa tips ini mungkin bisa dicoba supaya kegiatan rutin ini menjadi menyenangkan bagi orang tua dan anak (3-5) :

Sebesar goresan vs Sebesar kacang

Sebesar goresan vs Sebesar kacang

  1. Biarkan anak untuk memilih sikat gigi dan pasta gigi yang menarik. Bawalah anak anda ke toko untuk memilih alat kebersihan giginya. Saat ini sudah banyak dijual sikat gigi dengan karakter menarik juga pasta gigi dengan berbagai rasa. Dengan begitu, diharapkan anak tertarik untuk mencoba menyikat gigi sendiri.
  2. Turunkan ekspektasi anda. Anak anda mungkin belum sempurna dalam menyikat giginya. Maklumi saja karena ini adalah proses belajar. Semakin banyak anak belajar, akan semakin cepat teknik yang ia kuasai.
  3. Bicara pada anak anda saat ia menyikat gigi. Beri tahu apa yang harus anak lakukan saat menyikat gigi dan biarkan ia coba terlebih dahulu.
  4. Lakukan secara bergantian. Jika anda khawatir anak anda belum membersihkan giginya secara sempurna, anda boleh meminta anak anda membuka mulutnya dan membersihkan sisi-sisi yang sulit. Jika anak anda menolak, coba ajak anda sambil bermain peran seperti singa dan minta anak untuk mengaum. Untuk membersihkan gigi depan, coba minta anak anda berpura-pura menggeram seperti macan.
  5. Lakukan bersama-sama. Sikat gigi bersama-sama anak dapat membuat anak semangat untuk menyikat gigi lebih lama. Coba ajak bermain tantangan siapa yang bisa menyikat semua gigi ia yang menang.
  6. Bernyanyi. Untuk memastikan anak menyikat gigi cukup lama, anda bisa menyanyikan lagu favoritnya.
  7. Minta bantuan orang lain. Anda boleh meminta dokter gigi anak anda untuk memuji usahanya sudah sikat gigi sendiri. Mendapatkan acungan jempol dari dokter gigi berjaket putih bisa membuat anak lebih semangat untuk melakukan lebih baik lagi.
  8. Ajak anak anda belajar sambil bermain tentang kotoran dan kuman gigi. Anda bisa bercerita lewat buku gambar, video edukasi menarik sehingga anak mengetahui alasan kenapa ia menyikat gigi. (Misalnya website edukasi http://healthyteeth.org/)

Bila ibu ingin mengetahui apa pentingnya merawat gigi anak, bisa membuka informasi di link ini. Semoga berhasil ya bunda 🙂

Agustina Kadaristiana, dr

Sumber :

  1. Policy on Early Childhood Caries (ECC): Classifications, Consequences, and Preventive Strategies, (2014).
  2. Section on Pediatric D, Oral H. Preventive oral health intervention for pediatricians. Pediatrics. 2008;122(6):1387-94
  3. Teaching Your Child to Clean Their Teeth2012. Available from: www.dentalhealthweek.com.au
  4. Learning to Brush Teeth: Six Toddler Training Tips2014. Available from: http://www.whattoexpect.com/toddler-health/learning-to-brush-teeth.aspx
  5. www.healthyteeth.org

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *