9 Alasan Ini Membuat Anda Ingin Berhenti Merokok

Seringkali kita dibuat frustasi saat mengajak pasangan, keluarga, atau orang lain untuk berhenti merokok padahal mereka sudah tahu bahayanya. Sama halnya dengan yang dialami perokok ketika ingin berhenti tetapi sulit untuk meninggalkan kebiasaan merokok. Lalu bagaimana solusinya?

Pahami Mengapa sulit melepaskan diri dari rokok
Saat pertama mulai merokok, orang biasanya tidak sadar dan merasa rokok membahayakan tubuh mereka. Iklan rokok, media, internet atau film secara tidak langsung membentuk persepsi bahwa merokok itu keren, dewasa, gagah dan glamor. Bayangkan saja, rokok tampil di 2 dari 3 film hit box office tahun 2005 dan lebih dari sepertiganya film remaja. Padahal perlahan-lahan rokok menggerogoti tubuh mereka. Sebab itu lah rokok disebut “gradual killer” oleh WHO. Pasalnya saat perokok merasakan gejala penyakit, mereka sudah terlanjur kecanduan nikotin.1–3

Tidak heran mengapa perokok mudah menjadi pecandu. Nikotin yang terdapat dalam rokok memiliki dapat mengaktivasi reseptor di otak untuk melepaskan dopamin yang menyebabkan adiksi. Selain itu, nikotin dapat menstimulus psikomotor sehingga pemakainya merasakan peningkatan performa otak dan konsentrasi. Namun, tubuh kita amat cepat kebal dengan efek stimulan ini. Sehingga perokok kronis dapat tidak merasakan peningkatan stimulus tadi. 3

Adiksi Nikotin (http://jerushaellis.ca/illustrations/nicotine-addiction-and-your-brain/)
Adiksi Nikotin (http://jerushaellis.ca/illustrations/nicotine-addiction-and-your-brain/)

Banyak juga yang bilang bahwa merokok dapat menenangkan. Padahal, hanya sedikit bukti penelitian yang menyebutkan nikotin memiliki efek meditasi, perbaikan mood, dan manajemen stress. Salah satu penjelasan mengapa perokok merasa tenang dengan merokok ialah gejala penarikan nikotin. Saat tidak merokok, perokok mulai mengalami gangguan mood dan performa dalam beberapa jam. Sehingga mereka tidak bisa lama-lama dari rokok. 3

Pikirkan hal ini sebelum merokok
Kita paham bahwa berhenti merokok butuh keberanian dan tekad yang kuat melawan efek kecanduan nikotin. Seperti kata pepatah “musuh paling besar ialah diri sendiri”. Sehingga butuh dukungan dan kesabaran dari lingkungan untuk membantu keluar dari rokok. Bagi perokok, coba Anda pikirkan hal-hal ini sebelum menyulutkan rokok anda..

  • Merokok tidak akan membuat Anda gagah. Sebaliknya, merokok dapat merusak seluruh organ dalam tubuh dan memperpendek usia anda. Fakta nya, rokok membunuh separuh dari penggunanya sekitar 6 juta orang per tahun. Berikut adalah ilustrasi penyakit yang disebabkan oleh rokok. 4,5
Penyakit yang disebabkan rokok (http://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/health_effects/effects_cig_smoking/)
Penyakit yang disebabkan rokok (http://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/health_effects/effects_cig_smoking/)
  • Rokok dapat membuat Anda lemah. Ingin tubuh atletis atau six pack ?Hindari rokok sekarang juga. Faktanya zat dari rokok dan mediator inflamasi meningkatkan pemecahan protein dan menghambat sintesis protein. Hal ini menyebabkan penurunan masa otot. Selain itu rokok dapat mengurangi mineral tulang dan meningkatkan kejadian osteoporosis (pengeroposan tulang)6–8
  • Merokok dapat menurunkan ‘keperkasaan’ Anda dan menyebabkan infertil. Mungkin Anda tidak percaya dengan hal ini karena melihat orang lain bisa memiliki anak meskipun merokok. Tetapi berbagai penelitian membuktikan bahwa merokok dapat berdampak negatif bagi hampir semua sistem yang terlibat dalam reproduksi. Penelitian menyebutkan bahwa pada orang yang merokok jumlah dan kualitas spermanya jauh lebih rendah daripada yang tidak merokok. Rokok juga dapat meningkatkan kejadian disfungsi ereksi yang signifikan bagi pemakainya. 9,10
  • Meningkatkan performa otak dengan merokok? Yakin? Penelitian menemukan bahwa pada pertengahan umurnya, perokok berat memiliki resiko 2x lipat mengalami Alzheimer’s atau bentuk lain dari dementia. Alzheimer’s merupakan penyakit degeneratif yang dapat menurunkan fungsi kognitif otak secara drastis.11
  • Merokok tidak akan membuat Anda glamor. Pencitraan yang dibuat oleh iklan ternyata tidak sesuai dengan fakta lapangan. Menurut WHO, 80% perokok tinggal di negara miskin dan menengah. Bahkan, masyarakat di negara maju sudah mulai meninggalkan rokok.4,12 Sebaliknya, berhenti merokok dapat menghemat uang sekitar Rp. 7.380.000 per tahun. Matematika rokok :
    Rata-rata jumlah rokok yang dihisap per hari di Indonesia =12,3 batang/hari13
    Harga rokok/bungkus = Rp.20.000,-
    Harga rokok 1 tahun = 1.025 bungkus x Rp. 20.000,- x 360 hari = Rp. 7.380.000,
Money rolled up in cigarette box, close-up
Uang dan Rokok (http://www.iyaa.com/berita/nasional/umum/1367205_1124.html)

“Badan ini kan urusan saya, terserah dong saya mau merokok atau tidak”. Bila anda masih berpikir demikian, coba pikirkan orang-orang yang anda sayangi di sekitar Anda. Karena faktanya…

  • Anda dapat meningkatkan resiko kematian bayi mendadak atau SIDS (Suddan Infant Death Syndrome) bila merokok. Terlebih lagi bila ibu yang merokok saat hamil. Resiko SIDS 17x lipat lebih tinggi pada bayi yang tidur dalam satu alas dengan ibu yang merokok. 14,15
  • Bila Anda merokok, 23-29% kemungkinan anak anda juga akan merokok. Siapkah Anda melihat buah hati Anda mengikuti jejak Anda merokok saat ia remaja?16
  • Sejak tahun 1964, 2.500.00 orang yang tidak merokok juga meninggal akibat penyakit dari terpapar asap rokok (secondhand smoke). Jadi bukan hanya diri anda yang terkena bahaya rokok tetapi anak-anak, pasangan, keluarga, atau teman di sekitar Anda yang ikut dirugikan. 17
Efek Perokok Pasif Anak Efek Perokok Pasif  Dewasa
SIDS (Kematian mendadak bayi)
Infeksi telinga
Serangan asthma
Gangguan saluran nafas (batuk, bersin, sesak)
Infeksi saluran nafas (bronkitis, pneumonia)
Penyakit jantung
Kanker paru
Stroke, dll
  • Bekas dari rokok juga berbahaya. Tahukah Anda bahwa setelah merokok anda meninggalkan toksin yang sulit dibersihkan? Istilah ini dinamakan thirdhand smoke. Zat nitrossamine yang menempel pada perkakas, kursi, dan ruangan setelah anda merokok ternyata bersifat karsinogen kuat yang dapat menyebabkan kanker. Bila terpapar anak-anak, dampaknya bisa serius. 18
Thirdhand Smoke (https://electrodry-seohacker.netdna-ssl.com/wp-content/uploads/2014/05/second-hand-smoke.jpg)
Thirdhand Smoke (https://electrodry-seohacker.netdna-ssl.com/wp-content/uploads/2014/05/second-hand-smoke.jpg)

Jadi setelah menghitung untung-ruginya, masihkah Anda mau merokok? Kesulitan yang anda alami ketika berusaha berhenti merokok akan terbayar saat anda mencoba dan berhasil.

Agustina Kadaristiana, dr.

Modifikasi Terakhir : 06/04/2015

Referensi

  1.  We know it can kill us: Why people still smoke – CNN.com [Internet]. CNN. [cited 2015 Jun 2]. Available from: http://www.cnn.com/2014/01/11/health/still-smoking/index.html
  2. Why do people start smoking? Am Cancer Soc. 2014 Feb 13;
  3. Jarvis MJ. Why people smoke. BMJ. 2004 Jan 29;328(7434):277–9.
  4. WHO | Tobacco [Internet]. WHO. [cited 2015 Jun 2]. Available from: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs339/en/
  5. Health CO on S and. Smoking and Tobacco Use; Fact Sheet; Health Effects of Cigarette Smoking [Internet]. Smoking and Tobacco Use. [cited 2015 Jun 2]. Available from: http://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/health_effects/effects_cig_smoking/
  6. Abate M, Vanni D, Pantalone A, Salini V. Cigarette smoking and musculoskeletal disorders. Muscles Ligaments Tendons J. 2013 Jul 9;3(2):63–9.
  7. Degens H, Gayan-Ramirez G, van Hees HWH. Smoking-induced Skeletal Muscle Dysfunction. From Evidence to Mechanisms. Am J Respir Crit Care Med. 2015 Jan 12;191(6):620–5.
  8. Petersen AMW, Magkos F, Atherton P, Selby A, Smith K, Rennie MJ, et al. Smoking impairs muscle protein synthesis and increases the expression of myostatin and MAFbx in muscle. Am J Physiol – Endocrinol Metab. 2007 Sep 1;293(3):E843–8.
  9. Cao S, Yin X, Wang Y, Zhou H, Song F, Lu Z. Smoking and risk of erectile dysfunction: systematic review of observational studies with meta-analysis. PloS One. 2013;8(4):e60443.
  10. Mostafa T. Cigarette smoking and male infertility. J Adv Res. 2010 Jul;1(3):179–86.
  11. Cataldo JK, Prochaska JJ, Glantz SA. Cigarette smoking is a risk factor for Alzheimer’s disease: An analysis controlling for tobacco industry affiliation. J Alzheimers Dis JAD. 2010;19(2):465–80.
  12. harry. April 2015, Harga Rokok Bakal Naik Jadi Rp. 20 Ribu per Bungkus [Internet]. Jakartakita.com. [cited 2015 Jun 2]. Available from: http://jakartakita.com/2015/03/15/april-2015-harga-rokok-bakal-naik-jadi-rp-20-ribu-per-bungkus/
  13. Prof Tjandra Yoga Aditama. Data Rokok. Depkes [Internet]. 2014 Jun 3; Available from: http://www.litbang.depkes.go.id/berita-data-rokok
  14.  Syndrome TF on SID. SIDS and Other Sleep-Related Infant Deaths: Expansion of Recommendations for a Safe Infant Sleeping Environment. Pediatrics. 2011 Oct 17;peds.2011–284.
  15. Blank Layout Test [Internet]. WebMD. [cited 2015 Jun 2]. Available from: http://www.webmd.com/modules/sponsor-box
  16. Vuolo M, Staff J. Parent and Child Cigarette Use: A Longitudinal, Multigenerational Study. Pediatrics. 2013 Aug 5;peds.2013–0067.
  17. Health CO on S and. Smoking and Tobacco Use; Fact Sheet; Secondhand Smoke [Internet]. Smoking and Tobacco Use. [cited 2015 Jun 2]. Available from: http://www.cdc.gov/tobacco/data_statistics/fact_sheets/secondhand_smoke/general_facts/
  18. Matt GE, Quintana PJE, Destaillats H, Gundel LA, Sleiman M, Singer BC, et al. Thirdhand Tobacco Smoke: Emerging Evidence and Arguments for a Multidisciplinary Research Agenda. Environ Health Perspect. 2011 Sep;119(9):1218–26.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *