ASI dapat Menurunkan Resiko Leukemia Pada Anak

Ayah bunda, ASI ternyata memang luar biasa ya. Terbukti dari manfaatnya yang tidak ada habis-habisnya ditemukan dari penelitian. Mulai dari perannya sebagai imun alami, nutrisi otak terbaik, sampai pelindung dari kematian mendadak bayi. Baru-baru ini juga ditemukan salah satu manfaat jangka panjang ASI yang bisa melindungi anak dari kanker leukemia.

yoai-childhood-cancer-infographic-id
Kanker Anak di Indonesia (http://www.yoaifoundation.org/childhood-cancer-4-fact-and-figures-lang-id.html)

Leukemia ialah kanker ganas yang menyerang sumsum tulang yang dapat merusak pembentukan sel darah. Sehingga penderitanya amat mudah mengalami pendarahan dan infeksi. Leukemia merupakan kanker paling sering yang terjadi pada anak, sekitar 30% dari kanker anak keseluruhan. Di Indonesia sendiri terdapat kira-kira 11.000 kasus kanker anak/tahun yang didominasi oleh leukemia. Sampai saat ini masih minim sekali pengetahuan tentang penyebab leukemia. Beberapa faktor risiko yang diketahui ialah sindroma Down, radiasi, dan Eipstein-Barr virus.

leukemia
Leukemia (http://medimoon.com/wp-content/uploads/2013/02/leukemia.gif)

Awal bulan ini,  Lital Keinan MD, PhD, MPH, dkk dari Universitas Haifa mempublikasikan temuannya di Journal of the American Medical Association (JAMA). Hasil dari penelitian ini ialah ASI selama 6 bulan atau lebih dapat menurunkan 14-19% risiko semua jenis leukemia pada anak dibandingkan dengan anak yang tidak diberi ASI atau hanya diberi ASI kurang dari 1 bulan. Pada meta analisis yang terpisah disebutkan juga terdapat penurunan resiko leukemia sebesar 11% pada anak yang pernah diberi ASI daripada yang tidak pernah sama sekali. Meta-analisis ini melibatkan 18 studi dengan total 10292 kasus leukemia anak dan 17517 individu sebagai kontrol.

Beberapa mekanisme biologis diduga mendasari efek proteksi ASI dari leukemia. Pertama, ASI merupakan substansi ‘hidup’ yang mengandung antibodi dan efek prebiotik yang menyehatkan lingkungan di dalam usus. ASI juga mengandung komponen imun dan anti-radang yang mempengaruhi kematangan sistem imun bayi. Selain itu, tingkat keasaman (pH) di usus bayi yang diberi ASI lebih baik untuk pembentukan protein-lipid α-lactalbumin (atau HAMLET) daripada yang tidak. HAMLET diduga dapat memulai proses kematian sel tumor. Baru-baru ini juga ditemukan adanya sel punca (stem cell) dalam ASI yang mirip dengan sifat sel punca dari embrio. Berdasarkan model dari hewan, didapatkan hipotesis bahwa sel punca ini tidak hancur di saluran pencernaan dan beredar ke berbagai organ melalui pembuluh darah untuk memberi imunitas aktif.

100419132403_1_900x600
Gambaran interaksi HAMLET dengan sel tumor (diperjelas dengan fluoresensi merah)- University of Gothenburg (http://www.sciencedaily.com/releases/2010/04/100419132403.htm)

Hasil dari penelitian ini amatlah berimbas pada promosi kesehatan dan pencegahan penyakit anak. Kanker leukemia yang amat mengganggu kualitas kehidupan anak bahkan bersifat fatal, ternyata mungkin dicegah dengan hal sesimpel ASI. ASI ialah sumber nutrisi utama bayi yang mudah didapat dan amat murah dengan segudang manfaat. Sehingga amat penting mempromosikan ASI sebagai makanan pertama bayi.

Agustina Kadaristiana, dr.

2015-06-10

Referensi

  1. Amitay EL, Keinan-Boker L. Breastfeeding and childhood leukemia incidence: A meta-analysis and systematic review. JAMA Pediatr. 2015 Jun 1;169(6):e151025.
  2. Kanker Pada Anak Fakta dan Angka. Yayasan Onkol Anak Indones [Internet]. 2014; Available from: http://www.yoaifoundation.org/childhood-cancer-4-fact-and-figures-lang-id.html3. Mossberg A-K, Puchades M, Halskau Ø, Baumann A, Lanekoff I, Chao Y, et al. HAMLET Interacts with Lipid Membranes and Perturbs Their Structure and Integrity.
  3. Mossberg A-K, Puchades M, Halskau Ø, Baumann A, Lanekoff I, Chao Y, et al. HAMLET Interacts with Lipid Membranes and Perturbs Their Structure and Integrity. Nigou J, editor. PLoS ONE. 2010 Feb 23;5(2):e9384.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *