Cara Memelihara Otak Untuk Fungsi yang Optimal

Otak merupakan organ vital tubuh karena seluruh aktivitas kita dikendalikan oleh otak. Tidaklah berlebihan bila kita harus memelihara dan menyayangi otak kita. Bila dilihat dari fungsinya, otak kita terbagi menjadi dua bagian, yaitu otak kanan dan otak kiri. Otak kanan berfungsi untuk kreativitas, konseptual, inovasi, gagasan, gambar, warna, musik, irama, melodi, dan bermimpi. Sedangkan otak kiri berfungsi dalam bidang matematika, bahasa, membaca, menulis, logika, urutan, sistematis, analitis. Berikut ini beberapa cara memelihara otak untuk fungsi yang optimal

Hindari hal-hal yang dapat merusak otak, yaitu:

  • Tidak sarapan pagi, karena otak memerlukan karbohidrat sebagai sumber energi otak
  • Makan berlebih, akibatnya terjadi penimbunan asam lemak jenuh yang akan membebani pembuluh darah otak saat menyuplai glukosa dan oksigen ke sel-sel otak.
  • Konsumsi gula berlebih yang akan mengganggu penyerapan protein, sehingga otak tidak berkembang dengan sehat
  • Rokok dan asap rokok dapat membuat sel otak rusak, serta mempercepat degenerasi
  • seperti pada penyakit Alzheimer
  • Polusi udara menyebabkan oksigen ke otak berkurang
  • Tidur berlebih dapat menyebabkan sel otak menurun fungsinya
  • Jarang berpikir akan menyebabkan otak tidak berkembang

Jagalah kinerja otak dengan :

  1. Olahraga teratur, seminggu tiga kali untuk meningkatkan suplai darah ke otak, sehingga otak akan lebih banyak menerima oksigen. Olahraga juga dapat menurunkan kadar garam dalam otak yang mampu memperbaiki suasana hati. Olahraga akan meningkatkan produksi keringat dan produksi air kencing, sehingga menurunkan kadar garam dalam
  2. Istirahatkan otak setelah berpikir. Berpikir keras tanpa istirahat memperparah ketidakefektifan otak, serta dapat merusak otak.
  3. Kurangi stres karena stres yang berlebihan akan memicu hormon kortisol yang ternyata berpengaruh pada tes memori. Peneliti dari University of Carolina melakukan studi dengan hasil bahwa jika seseorang membiarkan stres dalam otaknya selama bertahun- tahun, akan mengalami penurunan fungsi otak tanpa disadarinya. Sebanyak 100 responden yang mengikuti tes memori membuktikannya. Partisipan diberi instruksi untuk mengingat nama orang, benda, dan angka oleh peneliti. Hasilnya mereka yang gagal dalam tes tersebut, terdeteksi mengalami stres selama bertahun-tahun. Namun, beberapa responden mengaku mereka tidak merasa stres. Para ahli saraf percaya, kemampuan kita untuk mengendalikan emosi dan stres adalah cara untuk melindungi jaringan otak. Sebab emosi adalah pemicu bagi rusaknya banyak area dalam otak, mulai dari memori, kemampuan berpikir logis, hingga kemampuan berekspresi.
  4. Berpikirlah positif, hal ini sangat menguntungkan karena dapat menstimulasi otak untuk mengolah informasi lebih baik sehingga otak kita akan selalu berada dalam kondisi prima. Penelitian pada tahun 2007 menemukan responden yang selalu mengelilingi dirinya dengan energy positif mampu menekan risiko kemunduran fungsi kognitif otak hingga 60%. Sementara pada responden yang sering stres dan emosional mengalami kemunduran daya ingat atau demensia.
  5. Tidur cukup 6-8 jam sehari. Tidur yang cukup berfungsi untuk:
  • Regenerasi sel-sel tubuh yang rusak
  • Memperlancar produksi hormon pertumbuhan yang penting untuk meningkatkan kualitas, ukuran, efisiensi otak, dan meningkatkan pengangkutan asam amino dari darah ke otak. Kebanyakan hormon pertumbuhan diproduksi pada saat kita tidur dengan tenang, tanpa beban.
  • Meningkatkan konsentrasi berpikir.

Reqgi First Trasia, dr. 

Depok, 9 Agustus 2015

Referensi

1. Amen GD. 2005. Seven Nutrition Tips for Increasing Brain Power Healthier, Longer Living and Your Food Choices.

2. Dangour DA, Uauy R. 2008. N-3 non chain Polyunsaturated Fatty Acids for Optimal Function During Brain Development and Aging. Asia Pacific Journal Clinical Nutrition. Volume 17 pg 185-188

3. Science of Today. 2009. Memori Otak yang Rusak Akibat Stress. www.solar-aid.org

4. Eastern Idaho Public Health District. 2005. Breakfast Boosts Brain Power. www.phd7.idaho.gov

5. Herdata. 2010. Zat Besi Optimalkan Perkembangan Otak. Ebook FK Unsyiah

6. Lipson E. 1999. Continuing Education Module : Brain Nutrient. New Hope Institute Natural

7. Clandinin and Jumpsen. 1995. Brain Development : Relationship to Dietary Lipid and Lipid Metabolism. AOCS Press. Champain. Illinois

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *