Gagap pada Balita

Bagaimana jika balita anda yang sebelumnya mulai atau telah lancar berbicara tiba-tiba bicara gagap, padahal beberapa saat sebelumnya anda yakin tidak ada hal-hal aneh yang terjadi pada dirinya. Anda tentu kaget, bingung dengan ‘permainan’ baru si anak, ragu-ragu untuk memberikan tanggapan yang sesuai, merasa khawatir telah melewatkan sesuatu yang mungkin menjadi penyebab, dan mungkin terbesit perasaan bersalah karena merasa kurang dalam mengasuh anak. Setumpuk pertanyaan pun muncul dalam benak anda, dan yang pasti, ‘Bagaimana mengatasi hal ini?’

Apa itu gagap?

Gagap merupakan suatu kelainan yang mempengaruhi kelancaran bicara yang melibatkan adanya gangguan yang cukup sering dan berarti pada kelancaran dan aliran bicara. Orang yang mengalami gagap tahu apa yang ingin diutarakan namun kesulitan untuk mengatakannya. Misalnya, mereka akan mengulangi atau memperpanjang bunyi sebuah kata, suku kata, atau kalimat, atau berhenti ditengah-tengah pembicaraan serta tidak membuat bunyi pada suku kata tertentu.

Stuttering-Child-1

Gagap merupakan kondisi yang cukup umum pada anak kecil sebagai bagian yang normal dari proses belajar bicaranya. Anak-anak yang lebih muda sering berbicara gagap saat kemampuan bicara dan bahasanya belum berkembang cukup baik untuk mengimbangi apa yang ingin mereka katakan. Sebagian besar anak akan keluar dari gagap masa perkembangan (developmental stuttering) ini.
Kadang-kadang, gagap dapat menjadi kondisi yang kronis yang menetap hingga mereka dewasa. Jenis gagap ini dapat mempengaruhi rasa percaya diri dan interaksi dengan orang lain.

Anak-anak dan orang dewasa yang bicara gagap dapat dibantu dengan berbagai jenis terapi misalnya terapi bicara, konseling psikologis, atau menggunakan suatu alat elektronik untuk memperbaiki pola bicaranya.

Pada siapa gagap bisa terjadi?

Setiap orang dapat terkena bicara gagap pada umur berapa saja, tetapi lebih umum terjadi pada anak yang baru belajar mengembangkan kemampuan berbahasanya. Anak laki-laki dua kali lebih mungkin mengalami bicara gagap dibandingkan dengan anak perempuan; Namun semakin bertambah dewasa, Anak laki-laki yang tetap gagap tiga hingga empat kali lebih sering daripada anak perempuan. Disfluensi bahasa yang termasuk normal umumnya muncul saat anak berusia 18 hingga 24 bulan akibat laju penambahan kosa kata yang terlalu cepat, dan berlangsung hilang timbul hingga anak berusia 5 tahun.

Sekitar satu dari lima anak pada suatu waktu memiliki disfluensi yang cukup parah sehingga menjadi kekhawatiran bagi orangtuanya. Dan pada sekitar satu dari 20 anak akan terjadi bicara gagap yang dapat berlangsung hingga lebih dari 6 bulan. Walaupun gagap yang dialami cukup berat dan lebih dari 6 bulan, tidak berarti akan berlanjut menjadi masalah hingga seumur hidup. Mengetahui apa yang perlu diperhatikan dan bagaimana cara merespon gagap pada anak anda dapat membantu mencegah hal tersebut terjadi.

Bagaimana mengenali tanda dan gejala bicara gagap?

Bicara gagap sering berbentuk pengulangan sebuah atau sebagian kata, juga adanya pemanjangan pengucapan. Gangguan ini terjadi lebih sering pada orang atau anak dengan gagap dibandingkan dengan populasi normal. Sejumlah anak yang mengalami gagap terlihat sangat tegang atau seperti kehabisan napas ketika berbicara. Pembicaraan dapat sepenuhnya berhenti atau tertahan, yaitu ketika mulut dalam posisi mau mengeluarkan sebuah suara, terkadang hingga beberapa detik, tapi hanya sedikit suara yang keluar atau tidak bersuara sama sekali. Untuk melengkapi sebuah kata, anak biasanya berusaha cukup keras. Suara atau kata tambahan seperti “em” dapat muncul terutama sering berupa pengulangan (“e-em-em”) atau pemanjangan (“eeeem”) suara atau ketika digunakan untuk menunda pembicaraan dimana anak merasa akan ‘terhenti’.

Tanda dan gejala bicara gagap dapat meliputi:

  • Kesulitan untuk memulai sebuah kata atau berbicara
  • Memperpanjang pengucapan sebuah kata atau suara pada kata tersebut (“SSSS aya juga mau!”)
  • Mengulang-ulang suara, suku kata, atau sebuah kata (“M- M- M- Mau kemana?”)
  • Terdiam pada suku kata tertentu, atau berhenti sejenak saat mengucapkan sebuah kata
  • Tambahan suara pada sebuah kata seperti “em” jika mengira akan kesulitan melanjutkan berbicara ke kalimat selanjutnya
  • Wajah atau tubuh bagian atas terlihat tegang, kencang, atau bergerak-gerak secara berlebihan saat akan mengucapkan suatu kata
  • Merasa gelisah saat ingin berbicara
  • Kemampuan untuk berkomunikasi secara efektif terbatas

Kesulitan berbicara akibat gagap dapat disertai dengan:

  • Kedipan mata yang cepat
  • Tremor pada bibir atau rahang
  • Tik (gerakan tiba-tiba yang sulit dikontrol) pada wajah
  • Sentakan kepala
  • Mengepalkan tangan

Bicara gagap dapat menjadi lebih parah saat anak terlalu bersemangat, terlalu lelah, atau dibawah stres, atau ketika anak merasa sadar diri, diburu-buru atau tertekan. Situasi dimana seorang anak harus berbicara di depan orang banyak atau bercakap-cakap melalui telepon dapat merupakan hal yang sulit bagi anak yang bicara gagap.

Namun, sebagian besar orang yang bicara gagap dapat berbicara dengan lancar saat mereka berbicara dengan diri sendiri dan ketika bernyanyi atau berbicara bersama-sama dengan orang lain.

Apa yang menyebabkan bicara gagap?

Para ahli menunjukkan terdapat 4 faktor yang mempengaruhi terjadinya gagap:

  1. Adanya riwayat keluarga bicara gagap. Terdapat pertentangan mengenai faktor genetik karena sampai saat ini gen spesifik penyebab gagap belum teridentifikasi. Tetapi hampir 60% penderita gagap memiliki seseorang dikeluarganya yang juga bicara gagap atau pernah bicara gagap
  2. Tumbuh kembang anak. Anak-anak yang belajar bahasa kedua atau memiliki gangguan bicara yang lain lebih mungkin mengalami gagap dibandingkan dengan anak-anak yang tidak
  3. Neurofisiologi. Pada beberapa anak yang bicara gagap, bahasa diproses di bagian-bagian otak yang berbeda dari anak-anak yang tidak gagap. Hal ini juga dapat mempengaruhi interaksi antara otak dengan otot-otot yang mengontrol proses bicara
  4. Dinamika keluarga. Beberapa anak yang bicara gagap diketahui memiliki keluarga dengan harapan pencapaian yang tinggi dan gaya hidup dengan rutinitas yang cepat

Para peneliti juga masih terus mempelajari penyebab gagap yang menetap. Kombinasi dari beberapa faktor mungkin terlibat. Beberapa hal yang mungkin menyebabkan gagap yang menetap antara lain:

  • Gangguan kontrol pada otot-otot berbicara. Beberapa bukti menunjukkan adanya gangguan pada kontrol otot bicara, seperti pada koordinasi waktu, sesorik, dan motorik
  • Genetik. Gagap yang cenderung menurun di keluarga, terlihat dapat diakibatkan karena gangguan pusat bahasa di otak yang diturunkan secara genetik
  • Kondisi medik. Gagap yang dapat merupakan hasil dari stroke, trauma, atau cedera otak lain
  • Masalah kesehatan mental. Pada kondisi tertentu yang jarang terjadi, trauma emosional dapat menyebabkan terjadinya gagap

Kapan mencari bantuan tenaga profesional?

Selalu bicarakan dengan dokter anda jika anda khawatir mengenai tumbuh kembang anak anda, termasuk bicara gagap. Dokter anda mungkin akan merujuk kepada tenaga ahli yang profesional atau terapis yang akan menilai anak anda apakah terdapat risiko masalah jangka panjang. Pada sebagian besar kasus yang melibatkan anak-anak, penanganan terutama berfokus pada pelatihan dan bekerja sama dengan orang tua untuk mengembangkan tehnik dan cara yang membantu anak mengatasi bicara gagap.

Saat usia anak 2-5 tahun merupakan waktu umum untuk melewati periode berbicara gagap. Untuk sebagian besar anak, periode tersebut merupakan bagian dari belajar berbicara, dan akan membaik dengan sendirinya. Akan tetapi, gagap yang menetap mungkin memerlukan intervensi ahli agar lebih baik.

Belum ada obat yang terbukti dapat menyembuhkan bicara gagap. Terkadang terapis akan berinteraksi dengan anak secara langsung untuk mengembangkan tehnik perilaku tersendiri (individual behavioral techniques) yang dapat membantu anak untuk belajar tidak bicara gagap. Terapi dan penanganan yang diterapkan dapat berbeda-beda pada tiap-tiap anak tergantung keadaan masing-masing anak.

Bagi anak yang memiliki maslaah gagap yang berat, evaluasi dan intervensi dini dapat sangat berguna. Tanda-tanda yang menunjukkan perlunya dilakukan evaluasi:

  • Berlangsung lebih dari 6 bulan
  • Gagap yang terjadi semakin sering dan semakin berat dari waktu ke waktu
  • Gagap yang disertai gerakan-gerakan tubuh dan wajah
  • Terjadi bersamaan dengan gangguan bicara atau bahasa yang lain
  • Terjadi diiringi dengan kekakuan otot atau berjuang keras untuk berbicara. Berbicara sangat sulit dan dipaksakan
  • Mempengaruhi kemampuan komunikasi efektif di sekolah, tempat kerja atau interaksi sosial
  • Menyebabkan kegelisahan atau masalah emosional, seperti ketakutan, menghidari situasi tertentu dimana membutuhkan berbicara
  • Ketegangan pada vokal yang menyebabkan naiknya nada suara
  • Gagap yang berlanjut hingga anak berusia lebih dari 5 tahun
  • Dimulai saat dewasa

Adakah hal-hal yang dapat dilakukan di rumah untuk membantu anak saya yang bicara gagap?

images

Banyak hal yang dapat dilakukan oleh anda dan anggota keluarga lain untuk membantu anak yang bicara gagap dengan masalahnya, misalnya:

  • Selalu berusaha untuk tenang. Usahakan untuk menciptakan suasana yang santai dan tenang di rumah dimana anak anada akan merasa nyaman untuk bicara secara bebas dan menyenangkan
  • Sediakan waktu khusus dimana anda dan anak anda dapat bercakap-cakap tanpa gangguan. Saat makan merupakan salah satu kesempatan yang baik untuk mengobrol
  • Jangan beri perhatian khusus terhadap bicara gagap anak anda. Jangan mengkritik cara bicara anak anda atau terus menerus memperbaiki perkataannya. Usahakan untuk tidak memberikan perhatian pada kondisi gagapnya selama interaksi sehari-hari. Jangan bawa dia kedalam situasi yang penuh tekanan atau membutuhkan anak anda untuk berbicara di hadapan orang lain
  • Tunggu hingga anak anda selesai mengutarakan apa yang ingin mereka katakan. Jangan bantu mereka selesaikan kata atau kalimatnya
  • Jangan menekan anak anda untuk terlibat pembicaraan atau berinteraksi secara verbal dengan orang lain ketika gagap menjadi masalah. Anjurkan aktivitas yang tidak melibatkan banyak interaksi verbal
  • Dengarkan dengan baik apa yang anak anda coba katakan, jaga kontak mata normal tanpa memperlihatkan tanda-tanda tidak sabar atau frustasi
  • Hidari bereaksi negatif saat anak anda bicara gagap, memperbaiki bicaranya, atau melengkapi kalimatnya. Penting bagi anak untuk mengerti bahwa orang dapat berkomunikasi secara efektif bahkan saat mereka bicara gagap.
  • Walaupun ucapan, “Berhenti dan tarik napas” atau “Pelan-pelan” dimaksudkan untuk membantu anak, ucapan-ucapan tersebut dapat membuat anak sadar diri dan danjurkan untuk tidak melakukannya.
  • Contohkan cara bicara perlahan dan santai, tanpa terburu-burur untuk membantu anak anda melakukan hal yang sama. Jika anda berbicara seperti ini, kemungkinan besar anak anda akan mengikutinya, yang akhirnya akan membantu menurunkan bicara gagap
  • Bicaralah secara bergantian. Dorong setiap orang di keluarga anda untuk menjadi pendengar yang baik dan menunggu giliran untuk berbicara
  • Jangan takut bicarakan tentang gagap dengan anak anda. Jika dia mengajukan pertanyaan atau mengungkapkan kekhawatiran, dengarkan dan jawablah dengan cara yang membuatnya mengerti bahwa gangguan pada bicara adalah hal yang normal dan bahwa semua orang mengalaminya pada suatu waktu
  • Berikan pujian daripada kritik. Lebih baik puji anka anda saat berbicara dengan jelas daripada memberi perhatian pada gagapnya. Jika anda ingin mengoreksi perkataannya, lakukan dengan cara yang halus dan positif
  • Terimalah anak anda apa adanya. Jangan bereaksi negatif atau mengkritik atau menghukum anak anda karena bicara gagap. Hal ini dapat menimbulkan perasaan tidak aman dan sadar diri.
  • Dukungan dan dorongan anda dapat memberikan perbedaan yang besar.

Farah Suraya, dr. 

2015-07-29

Referensi

  1. Treatments for Developmental Stuttering: Healthwise Medical Information on [Internet]. eMedicineHealth. [cited 2015 Jul 29]. Available from: http://www.emedicinehealth.com/treatments_for_developmental_stuttering-health/article_em.htm
  2. Stuttering Foundation | Since 1947 – A Nonprofit Organization Helping Those Who Stutter [Internet]. Stuttering Foundation: A Nonprofit Organization Helping Those Who Stutter. [cited 2015 Jul 29]. Available from: http://www.stutteringhelp.org/stuttering-foundation
  3. Stuttering [Internet]. American Speech-Language-Hearing Association. [cited 2015 Jul 29]. Available from: http://www.asha.org/public/speech/disorders/stuttering/
  4. Gagap (Stuttering) pada Anak [Internet]. IDAI – Ikatan Dokter Anak Indonesia. [cited 2015 Jul 29]. Available from: http://idai.or.id/public-articles/klinik/keluhan-anak/gagap-pada-anak.html
  5. Stuttering. KidsHealth [Internet]. Available from: http://kidshealth.org/parent/emotions/behavior/stutter.html
  6. Stuttering. NIDCD [Internet]. 2010 Mar; Available from: http://www.nidcd.nih.gov/health/voice/pages/stutter.aspx
  7. Disease and Condition : Stuttering. Mayoclinic [Internet]. 2014 Aug 20; Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/stuttering/basics/definition/con-20032854
  8. Stuttering [Internet]. WebMD. [cited 2015 Jul 29]. Available from: http://www.webmd.com/modules/sponsor-box

Gambar diunduh dari :

Stuttering Child (http://www.bestwayguides.com/wp-content/uploads/2011/08/Stuttering-Child-1.jpg)

Child Parent Talk (https://www.sandltherapy.com/images/blog/child_parent_talk_1.png)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *