Wanita Resiko Tinggi Mengalami Gangguan Reproduksi

Kesehatan reproduksi wanita ikut menentukan keberlangsungan populasi manusia di muka bumi ini. Bagaimana tidak, dalam sistem reproduksi wanitalah janin tumbuh dan berkembang hingga lahir ke muka bumi. Itulah mengapa setidaknya seorang wanita memperhatikan betul kesehatan reproduksinya, termasuk kemungkinan mereka beresiko mendapat gangguan tertentu. Berikut beberapa jenis wanita yang beresiko tinggi mengalami gangguan pada sistem reproduksinya

  1. Wanita dengan pola hidup seks bebas yang gemar berganti pasangan
    HIV, hepatitis B adalah penyakit-penyakit yang terkenal belum ditemukan obatnya dan berujung pada kematian. Seks bebas adalah salah satu faktor resikonya. Selain itu beberapa penyakit kelamin yang ditularkan melalui seks bebas seperti gonorrhoe, syphilis tetap menjadi momok yang menakutkan meskipun sudah banyak ditemukan pengobatannya. Kanker leher rahim juga salah satu penyakit yang rentan dialami oleh wanita golongan ini.
  2. Wanita dengan pasangan yang memiliki pola hidup gemar berganti pasangan
    Terkadang, seorang wanita dapat juga terkena penyakit seperti pada point 1 sekalipun dirinya tidak pernah bergonta-ganti pasangan. Namun jika pasangannya itu tidak setia, tetap saja ia menjadi golongan orang yang beresiko. Inilah efek ‘ping-pong’ akibat kebiasaan berganti pasangan. Seseorang yang terkena penyakit menular seksual maka sebaiknya pasangannya pun diobati.
  3. Wanita dengan kehamilan 4 T :” terlalu tua, terlalu muda, terlalu rapat, terlalu sering”
    Beberapa komplikasi kehamilan dan persalinan sering terjadi pada kehamilan 4T. Pastikan perencanaan kehamilan mempertimbangkan faktor 4 T ini.
  4. Wanita dengan ibu/saudara perempuan penderita kanker payudara
    Payudara termasuk organ pelengkap reproduksi wanita. Salah satu faktor penyebab kanker payudara adalah genetik, penting bagi wanita dengan ibu/saudara perempuan yang memiliki penyakit ini melakukan pemeriksaan payudara sendiri secara rutin untuk deteksi dini.

Irma Susan Kurnia, dr.