Ibu Hamil Naik Pesawat

Ibu Hamil Naik Pesawat, Amankah?

Saat hamil biasanya wanita memiliki kekhawatiran saat ingin bepergian ke tempat yang jauh. Apakah perjalanan tersebut aman untuk ibu dan bayi atau tidak. Termasuk salah satunya pertimbangan sebelum ibu hamil naik pesawat di trimester awal atau akhir. Belum lagi mungkin ibu pernah melihat di media ada yang bersalin saat di pesawat. Agar perjalanan ibu saat hamil menyenangkan dan selamat, sebaiknya mempertimbangkan hal berikut ini sebelum bepergian ke tempat yang jauh:

  • Ketersediaan fasilitas kesehatan yang memadai di tempat tujuan apabila terjadi komplikasi kehamilan atau terpaksa melahirkan disana.
  • Asuransi kesehatan yang dimiliki berlaku/tidak di tempat tujuan.
  • Peningkatan risiko penyakit di tempat tujuan seperti diare, malaria, dll. Diskusikan dengan dokter apakah perlu vaksinasi atau obat profilaksis untuk mencegah penyakit tersebut.
  • Risiko terjadinya sumbatan pembuluh darah vena jika lama diam selama menempuh perjalanan yang jauh dan lama (di atas 5 jam)
  • Masalah yang berkaitan dengan penerbangan (akan dibahas lebih lanjut di bawah)

Kapan waktu yang tepat untuk bepergian?

Pada trimester pertama biasanya wanita hamil mengalami mual hebat dan lemas, serta risiko keguguran masih tinggi. Sementara pada trimester ketiga bepergian bisa jadi melelahkan dan tidak nyaman, serta berisiko kelahiran prematur. Trimester kedua (usia kehamilan 14-28 minggu) merupakan saat terbaik untuk bepergian, yaitu saat dimana risiko keguguran dan lahir prematur minimal.

Ibu Hamil Naik Pesawat, Bolehkah?

Sebagian besar maskapai penerbangan memperbolehkan wanita hamil ikut penerbangan sampai usia kehamilan maksimal 36-37 minggu (32-34 minggu jika hamil kembar). Pada umumnya, ibu hamil naik pesawat aman-aman saja selama tidak memiliki masalah kesehatan atau komplikasi kehamilan. Namun, memang ada risiko keguguran dan lahir prematur pada wanita hamil yang sering bepergian dengan pesawat dan jarak tempuh yang jauh. Sebaiknya hindari naik pesawat kecil yang tidak memiliki tekanan kabin yang telah disesuaikan karena tubuh harus bekerja ekstra untuk memastikan suplai oksigen wanita hamil dan janinnya.

Selama penerbangan, resiko lain bagi penumpang pesawat ialah terpapar radiasi kosmik. Paparan radiasi kosmik selama kehamilan (dalam 40 minggu) yang diperbolehkan dan tidak menyebabkan bahaya pada janin yaitu dibawah 1 mSv (1 mSv=1000 μSv). Sebagai contoh, radiasi kosmik penerbangan Singapura-Frankfurt sebesar 39 μSv, Sydney-Buenos Aires 80 μSv. Sehingga, sebetulnya masih cukup aman radiasi kosmik dengan jarak tersebut.

Kondisi yang Tidak Disarankan Untuk Ibu Hamil Naik Pesawat

Ibu hamil sebaiknya tidak naik pesawat jika terdapat kondisi di bawah ini:

  • Anemia berat (Hb <8 g/dL)
  • Penyakit sel sabit (Sickle cell disease), penyakit turunan di mana bentuk sel darah merah ibu tidak normal seperti bulan sabit. Sel darah ini mudah hancur yang mengakibatkan anemia.
  • Baru mengalami perdarahan dari jalan lahir
  • Memiliki kelainan/sakit jantung atau paru-paru
  • Mual hebat (hyperemesis gravidarum)
  • Memiliki riwayat keguguran/kelahiran prematur
  • Tekanan darah tinggi (>140/90 mmHg)
  • Diabetes

Sebelum Ibu Hamil Naik Pesawat

Bagi ibu hamil yang relatif sehat dan hendak travel dengan pesawat, ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum berangkat:

  • Periksa kebijakan maskapai penerbangan tentang wanita hamil. Sebagian maskapai penerbangan meminta surat keterangan dokter, terutama pada usia kehamilan di atas 28 minggu.
  • Datang ke bandara lebih awal agar tidak perlu terburu-buru/lari mengejar pesawat.
  • Pilih tempat duduk yang nyaman dan lega, terutama di samping lorong/aisle. Posisi tempat duduk di samping lorong juga memudahkan wanita hamil jika ingin jalan atau ke toilet.
  • Tidak memakai pakaian yang ketat.
  • Hindari makanan dan minuman yang menimbulkan gas/membuat kembung, misal minuman bersoda.
  • Buang air kecil sesaat sebelum naik pesawat.

Saat Ibu Hamil Naik Pesawat

Saat pesawat mencapai ketinggian di atas 8000 kaki (2438 m), tubuh akan mengalami hipoksia atau kekurangan oksigen. Oleh sebab itu, tubuh ibu hamil akan beradaptasi dengan mengentalkan darah, meningkatkan detak jantung dan tekanan darah, serta menurunkan kapasitas metabolisme. Oleh karena itu, selama di pesawat wanita hamil sebaiknya:

  • Menjaga tubuh cukup cairan dengan banyak minum air putih atau jus.
  • Setiap 30 menit berjalan atau melakukan peregangan sederhana, serta menggunakan stoking untuk mengurangi risiko penyumbatan pembuluh darah vena (trombosis vena) dan bengkak pada kaki (edema).
  • Hindari makanan dan minuman yang membuat kembung, serta yang mengandung alkohol atau kafein.
  • Wanita hamil yang terpaksa naik pesawat dengan anemia berat (Hb <8 g/dL), penyakit sel sabit, atau sakit jantung, sebaiknya diberikan oksigen selama di pesawat.
  • Selalu memakai sabuk pengaman saat sedang duduk untuk mengurangi risiko cedera akibat turbulensi mendadak.
  • Sabuk pengaman dipakai tepat diantara paha dan perut, sehingga tidak menekan perut. Jika ukuran sabuk pengaman terlalu kecil, minta pemanjang sabuk (seatbelt extender) kepada pramugari.

Hal-hal lain yang harus diperhatikan dalam perjalanan :

  • Selalu minum air kemasan, atau air yang sudah direbus sampai mendidih 1-3 menit.
  • Pastikan es batu dalam minuman dibuat dari air yang sudah direbus sampai mendidih.
  • Jangan makan daging atau ikan yang mentah/setengah matang.
Posisi Sabuk Pengaman Ibu Hamil Naik Pesawat
Posisi Sabuk Pengaman

Peregangan sederhana saat di pesawat

Ada beberapa peregangan yang bisa dilakukan oleh wanita hamil selama di pesawat, diantaranya yaitu:

  • Putar kaki: Saat duduk posisi kedua kaki seperti jinjit, kaki kanan membuat gerakan memutar searah jarum jam, kaki kiri putarannya berlawanan arah. Ubah arah, ulangi.
  • Angkat telapak kaki : Posisi tumit menapak, sementara jari-jari kaki diangkat. Kemudian posisi kaki mendatar lagi. Lalu posisi kaki jinjit. Lakukan siklus ini beberapa kali.
  • Putar bahu : Angkat kedua bahu, gerakkan ke depan, turun, ke belakang, seperti gerakan memutar.
  • Peregangan badan atas: Luruskan lalu angkat kedua tangan ke atas. Pegang pergelangan tangan kiri dengan tangan kanan, tarik perlahan ke arah kanan. Tahan 15 detik, kemudian ganti tangan.
  • Peregangan bahu: Pegang siku kiri dengan tangan kanan, tarik perlahan ke arah kanan. Tahan 15 detik, kemudian ganti tangan.
  • Putar leher: Bahu dalam keadaan santai, posisi kepala miring, putar leher pelan-pelan searah jarum jam, kemudian arah sebaliknya. Ulangi.

Peregangan di Pesawat

Setiap gerakan boleh diulangi sampai 10 kali.

Kesimpulan

Persiapan sebelum bepergian sangat penting. Selalu diskusikan dengan dokter kandungan jika ada hal-hal yang dikhawatirkan. Selama tidak ada masalah kehamilan, wanita hamil bisa bepergian dengan aman dan nyaman. Selamat liburan!

Diana Andarini, dr. 

12/27/2015

  1. Air travel during pregnancy. ACOG Committee Opinion No. 443. American College of Obstetricians and Gynecologists. Obstet Gynecol 2009;114:954–5. Cited from http://www.acog.org/Resources-And-Publications/Committee-Opinions/Committee-on-Obstetric-Practice/Air-Travel-During-Pregnancy
  2. Travelling in pregnancy. National Health Service UK. Cited on Dec 23th 2015. Available from http://www.nhs.uk/conditions/pregnancy-and-baby/pages/travel-pregnant.aspx
  3. Air travel and pregnancy. Royal College of Obstetricians and Gynaecologists. Cited on Dec 23th 2015. Available from https://www.rcog.org.uk/globalassets/documents/patients/patient-information-leaflets/pregnancy/air-travel-pregnancy.pdf
  4. Flying while pregnant. Cited on Dec 23th 2015. Available from http://www.babycentre.co.uk/a6955/flying-while-pregnant
  5. How to Avoid Deep Vein Thrombosis on Long Plane Flights. Cited on Dec 23th 2015. Available from http://www.acefitness.org/acefit/fitness-fact-article/290/how-to-avoid-deep-vein-thrombosis-on-long/
  6. Flying and Health: Cosmic Radiation Exposure for Casual Flyers and Aircrew. Australian Radiation Protection and Nuclear Safety Agency. Cited on Dec 23th 2015. Available from http://www.arpansa.gov.au/radiationprotection/factsheets/is_cosmic.cfm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *