Kebutuhan ASI dari Waktu ke Waktu

ASI sudah tidak diragukan lagi amat bermanfaat bagi ibu dan bayi. Lembaga kesehatan dunia sepakat untuk merekomendasikan ASI ekslusif untuk bayi 0-6 bulan dan tetap meneruskan ASI sampai 1-2 tahun.1–4Namun, sebagai ibu yang baru menyusui mungkin pernah bertanya-tanya mengenai kebutuhan ASI yang tepat untuk bayi. Terlebih lagi saat hari-hari pertama ASI yang keluar masih amat sedikit. Tidak jarang ibu menjadi panik dan takut kebutuhan ASI bayi tidak tercukupi.

Jangan Terburu-buru memberi Susu Formula

Ibu mungkin berpikir bahwa bayi yang baru lahir membutuhkan nutrisi yang banyak. Proses persalinan yang melelahkan, suplai nutrisi dari plasenta yang sudah diputus setelah bayi lahir, dan berat badan bayi yang turun mungkin membuat ibu khawatir bayi tidak mempunyai stok energi yang cukup dalam tubuhnya. Terlebih lagi bila ibu melihat bayi menangis kencang, pertanda ia mungkin lapar atau haus. Sebagai ibu, tentu secara naluri bisa dipahami bila ibu ingin memberi susu bayi cepat-cepat untuk menenangkan anak. Tapi, ibu tidak perlu khawatir. ASI yang sedikit ini sesuai dengan kebutuhan bayi yang masih sedikit juga.

Kebutuhan ASI Pada Bayi yang Menyusui Langsung dari Payudara

Mungkin ibu pernah bingung bagaimana menilai kebutuhan ASI dari bayi yang menyusui langsung dari payudara. Pasalnya, kita sulit mengukur berapa ASI yang keluar saat disusui bayi. Namun, ibu tidak perlu khawatir. Bayi ialah makhluk luar biasa yang telah dibekali insting oleh Tuhan untuk bisa bertahan hidup. Secara alami, bayi yang sehat bisa mengatur sendiri kebutuhan nutrisinya tanpa intervensi. Produksi ASI juga akan menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Jadi, tugas ibu ialah mengetahui tanda ia lapar dan segera hadir ketika ia butuh untuk menyusui.

Bulan pertama kehidupan bayi ialah masa yang paling kritis dalam menyusui. Hal ini disebabkan berhasil atau tidaknya menyusui ditentukan pada masa ini. Penelitian membuktikan bahwa ibu paling banyak menyerah menyusui pada hari ke 7 karena kesulitan menyusui pada bayi dan hari ke 14 karena ASI yang sedikit. Sehingga, amat dianjurkan bagi ibu untuk membuka diri terhadap konseling menyusui terutama di hari-hari pertama setelah ibu melahirkan.5

Kebutuhan ASI Minggu Pertama

Dalam minggu pertama, ibu dapat menghasilkan kolostrum dari 30 ml per hari menjadi 300-360 ml ASI transisi. Kapasitas lambung bayi juga berubah dari yang hanya bisa menampung 5-10 ml ASI sekali menyusui menjadi 30-45 ml. Pada minggu pertama ibu harus menyusui bayi kapanpun ia menunjukkan tanda-tanda lapar (on demand) atau 4 jam berikutnya dari menyusui terakhir. Sehingga, kalau dihitung, rata-rata bayi menyusui 8-12 kali dalam 24 jam. Menyusui secara on demand bisa menjadi cara komunikasi bayi pada ibu bahwa ia mengerti dan bisa mengatur kebutuhannya. Selain itu, keuntungan menyusui secara on demand ialah :

Bagi ibu :

  • Meningkatkan kesuksesan laktasi
  • Menurunkan resiko breast engorgement

Bagi bayi :

  • Memperpanjang durasi menyusui
  • Menurunkan keparahan kejadian kuning pada bayi

Sehingga umumnya menyusui berdasarkan jadwal tidak dianjurkan. Namun, pada kondisi tertentu, bayi mungkin perlu dibangunkan untuk menyusui terlebih lagi bila berat badannya tidak naik sesuai yang diharapkan. Lama menyusui pada bayi baru lahir bervariasi dari 10-15 menit. Bila bayi menyusui lebih dari 30 atau 45 menit, sebaiknya ibu cek lagi apakah proses menyusui sudah efektif atau belum. Tidak perlu ragu untuk menghubungi bidan, konselor ASI atau dokter.

Ibu juga dianjurkan untuk menyusui selang-seling dari dua payudara. Maksudnya, ibu ingat-ingat dari payudara mana yang terakhir bayi menyusui supaya saat menyusui selanjutnya, ibu mulai dari payudara yang belum disusui. “Mengosongkan” kedua isi payudara membantu tubuh untuk memproduksi ASI untuk kedua payudara tersebut hingga optimal. 5–8

Kebutuhan ASI dari waktu ke waktu
Panduan Ibu Menyusui

Secara lebih mendalam, berikut ini perubahan perilaku menyusui bayi dari hari ke hari.

Kebutuhan ASI Hari Pertama-ketiga

Pada hari pertama sampai ketiga, ASI ibu masih berupa kolostrum. Kolostrum yang dihasilkan setara dengan kemampuan lambung bayi menampung ASI. Pada masa ini, stimulasi sentuhan pada payudara ibu sangatlah penting. Stimulasi ini paling efektif dihasilkan dari rangsangan mulut bayi pada payudara ibu. Hasil dari rangsangan ini dapat memperbanyak reseptor prolaktin pada payudara yang nantinya mempengaruhi jumlah ASI yang diproduksi tubuh ibu.

Pada hari pertama kehidupan, kapasitas lambung baru sebesar kelereng. Ibu dan bayi juga sama-sama sedang belajar cara menyusui. Kolostrum yang dihasilkan ibu kira-kira jumlahnya 0-5 ml atau sekitar 1-4 sendok teh saat pertama keluar. Beberapa jam kemudian, produksi kolostrum bisa meningkat dari 7-123 ml/hari tergantung dari kemampuan menyusui ibu dan bayi.

Berilah ASI secara on demand (sesuai dengan keinginan bayi) dari kedua payudara. Saat ini, bayi menyusui sekitar 3-8 kali/hari dengan durasi 10-15 menit pada tiap proses menyusui. Bayi rata-rata membutuhkan 7 ml (sekitar 1 sendok the) tiap kali meyusui.

Hari ke dua dan tiga, produksi kolostrum meningkat. Tetap beri ASI secara on demand (sesuai dengan keinginan bayi) dari kedua payudara. Saat ini bayi menjadi lebih sering menyusui yaitu sekitar 5-10 kali/hari. Pada hari kedua, bayi membutuhkan sekitar 14 ml (kurang dari 3 sendok teh) tiap menyusui. Sedangkan pada hari ketiga, rata-rata bayi minum ASI sekitar 38 ml tiap kali. 5–7,9,10

Kebutuhan ASI Hari Keempat

Produksi ASI meningkat menjadi 395–800 ml per hari. Beri ASI secara on demand (sesuai dengan keinginan bayi) dari kedua payudara. Sama seperti hari sebelumnya, saat ini bayi menyusui sekitar 5-10 kali/hari dengan jumlah ASI sekitar 58 ml/kali tiap pemberian.5,6,10

Kebutuhan ASI Hari ke lima

Produksi ASI meningkat. Beri ASI secara on demand dari kedua payudara. Saat ini bayi menjadi lebih sering menyusui sekitar 8-12 kali/hari. 5–7,10

Kebutuhan ASI Hari ke tujuh

Pada akhir minggu pertama bayi semestinya bisa menyusui paling tidak 10 menit pada tiap payudara sampai kosong tiap 2-3 jam. Rata-rata bayi menyusui sekitar 65 ml ASI tiap kalinya. 5–7,10

Kebutuhan ASI Minggu ke 2-4

Sejalan dengan penambahan usianya, bayi jadi lebih handal menyusui. Hal ini menyebabkan bayi menjadi lebih jarang menyusui dengan durasi menyusui yang lebih pendek. Pada minggu ke empat, rata-rata bayi menyusui 7-9 kali/hari. Bayi juga menjadi lebih cepat saat menyusui yaitu sekitar 8-10 menit.

Pada minggu ke 2-3, lambung bayi bisa menampung kira-kira 60-90 ml tiap menyusui, dengan total 600-750 ml konsumsi ASI per hari. Pada minggu ke 4, bayi bisa menampung 90-120 ml tiap menyusui, sekitar 750-1050 ml/hari. Pada akhir bulan, ibu dapat memproduksi ASI rata-rata 1100 ml/hari dan jumlah ini relatif tetap sampai akhir periode menyusui. 5,6,11

Kebutuhan ASI Bulan ke 1-6

Saat ini, bayi membutuhkan sekitar 960 ml (32 ons) per hari. Pada bulan pertama, bayi dapat menampung 120 ml tiap menyusui dengan kapasitas lambung yang terus bertambah seiring dengan usianya. Frekuensi bayi menyusui dari 1-3 bulan berkurang tetapi bayi dapat meminum ASI lebih banyak dari tiap sesi menyusui. Durasi menyusui juga cenderung tetap dari usia 3-6 bulan. 5

Kebutuhan ASI Selama Growth Spurts (Lonjakan Pertumbuhan)

Ibu mungkin akan merasa di beberapa waktu, bayi lebih lapar dari biasanya. Hal ini bisa jadi bayi berada di masa growth spurts atau lonjakan pertumbuhan. Saat growth spurts, berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala bayi akan bertambah lebih cepat dari biasanya. Ia juga mungkin akan bisa melakukan kemampuan baru yang sebelumnya ia tidak bisa.

Masa growth spurts pada bayi mungkin bisa bervariasi. Namun, para ahli percaya bahwa growth spurts rata-rata terjadi pada saat usia bayi:

  • Dua minggu
  • Tiga minggu
  • Enam minggu
  • Tiga bulan
  • Enam bulan

Saat growth spurts ini, bayi biasanya akan makin semangat menyusui. Bayi bisa menyusui bahkan tiap 30 sampai 60 menit dan menetek lebih lama. Pola menyusui yang lebih sering ini hanya bersifat sementara. Ibu juga tidak perlu khawatir tentang ASI kurang. Saat masa growth spurts ini, produksi ASI ibu akan otomatis menyesuaikan dengan kebutuhan bayi. Setelah melalui masa growth spurts, bayi akan kembali ke pola menyusui yang biasa demikian juga produksi ASI. 5,12,13

Kebutuhan ASI Setelah 6 bulan

Setelah 6 bulan, Ibu dianjurkan untuk tetap meneruskan ASI on-demand sampai 1-2 tahun dengan menambah MP ASI secara bertahap. Hal ini disebabkan ASI tetap menyumbangkan nutrisi yang signifikan meskipun bayi sudah diberi makanan tambahan. Memang produksi ASI dan daya tampung ASI di payudara ibu sedikit berkurang. Namun, ibu masih tetap memproduksi ASI dalam jumlah yang cukup banyak. . Berikut ini perkiraan kebutuhan ASI setelah bayi lebih dari 6 bulan. 14,15

  • 4-6 bulan. Bayi memerlukan ASI sekitar 840-960 ml per hari dengan frekuensi menyusui sekitar 4-6 kali/hari
  • 7-9 bulan. Bayi memerlukan ASI sekitar 900-960 ml per hari dengan frekuensi menyusui sekitar 3-5 kali/hari
  • 10-12 bulan. Bayi memerlukan ASI sekitar 720-900 ml per hari dengan frekuensi menyusui sekitar 3-4 kali/hari.

Semoga informasi ini bermanfaat ya ayah bunda.. Selamat menyusui 🙂

Agustina Kadaristiana, dr.

Telah di review oleh Viranda Putri Mariska, dr. (konselor ASI)

12/07/2015

Referensi
1. Global Strategy for Infant and Young Child Feeding. WHO [Internet]. 2003; Available from: www.who.int/nutrition/publications/infantfeeding/en/index.html
2. Committee on Health Care for Underserved Women, American College of Obstetricians and Gynecologists. ACOG Committee Opinion No. 361: Breastfeeding: maternal and infant aspects. Obstet Gynecol. 2007 Feb;109(2 Pt 1):479–80.
3. Section on Breastfeeding. Breastfeeding and the use of human milk. Pediatrics. 2012 Mar;129(3):e827–41.
4. U.S. Preventive Services Task Force. Primary care interventions to promote breastfeeding: U.S. Preventive Services Task Force recommendation statement. Ann Intern Med. 2008 Oct 21;149(8):560–4.
5. Linda Dahl. The Progression of Nursing. In: Clinician’s Guide to Breastfeeding Evidenced-based Evaluation and Management. Switzerland: Springer; 2015. p. 47–56.
6. Promoting Breastfeeding Victorian Breastfeeding Guidelines [Internet]. Melbourne: Department of Education and Early Childhood Development; 2014. Available from: http://www.education.vic.gov.au/childhood/Pages/default.aspx
7. Richard J Schanler, MD, Debra C Potak, RN, BSN, IBCLC. Initiation of Breastfeeding. Uptodate. 2015 Sep 9;
8. Breastfeeding FAQs: How Much and How Often. Available from: http://kidshealth.org/parent/pregnancy_newborn/breastfeed/breastfeed_often.html#
9. admin. Breastfeeding | Ministry of Health and Medical Services [Internet]. [cited 2015 Dec 4]. Available from: http://www.health.gov.fj/?page_id=1697
10. Emma Dufficy. How much milk does my baby need in the first few days? Babycenter [Internet]. 2013 Dec; Available from: http://www.babycentre.co.uk/x553873/how-much-milk-does-my-baby-need-in-the-first-few-days#ixzz3tbKEOiE4
11. Authors, Richard J Schanler, MD. Initiation of breastfeeding. Uptodate. 2015 Sep 9;
12. Timing of breastfeeding: MedlinePlus Medical Encyclopedia [Internet]. [cited 2015 Dec 7]. Available from: https://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/patientinstructions/000636.htm
13. Baby growth spurts. Babycenter [Internet]. 2015 Jan; Available from: http://www.babycentre.co.uk/a25012757/baby-growth-spurts
14. Feeding Guide for the First Year. John Hopkins Med [Internet]. Available from: http://m.hopkinsmedicine.org/healthlibrary/conditions/pediatrics/feeding_guide_for_the_first_year_90,P02209/
15. PAHO. GUIDING PRINCIPLES FOR COMPLEMENTARY FEEDING OF THE BREASTFED CHILD [Internet]. WHO; 2003. Available from: http://www.who.int/nutrition/publications/infantfeeding/a85622/en/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *