Kecerdasan Majemuk Pada Anak

Sebelum teori multiple intelligences muncul, kecerdasan hanya dilihat dari sudut pandang teori IQ (Intelligences Quotient). Gardner mengemukakan adanya delapan jenis kecerdasan, yakni:

kkeldiff_rbc_mi
8 Kecerdasan (http://tech-kid.com/multiple-intelligences-children.html)
  1. Kecerdasan linguistik
    Yakni kecerdasan yang terkait dengan kemampuan berbahasa.
  2. Kecerdasan logis-matematis
    Yakni kecerdasan yang terkait kemampuan menggunakan logika, mengolah angka, berpikir analitis-kritis, perangkaan, dan pengenalan pola.
  3. Kecerdasan spasial
    Terkait dengan kemampuan memvisualisasikan gambar di dalam pikiran, menciptakan bentuk 2 atau 3 dimensi.
  4. Kecerdasan kinestetik
    Kemampuan mengolah dan menggerakkan tubuh, atau melakukan aktivitas fisik yang butuh keterampilan anggota tubuh tertentu.
  5. Kecerdasan musikal
    Kemampuan mencerna, mengapresiasi, memainkan, dan menciptakan irama musik
  6. Kecerdasan intra-pribadi
    Kemampuan memahami diri sendiri dan mengekspresikan dirinya secara baik.
  7. Kecerdasan antar-pribadi
    Kemampuan memahami dan menjalin hubungan dengan orang lain.
  8. Kecerdasan naturalis
    Kemampuan mengenali bentuk dan harmoni alam, serta menjadi sahabat alam. Biasanya anak yang menyukai keindahan alam, senang tanaman dan menyukai memelihara binatang.

Kecerdasan Emosi (Emotional Quotient)

Menurut Salovey dan Mayer, terdapat lima bentuk kemampuan yang terintegrasi di dalam kecerdasan emosi, yakni:

  1. Kemampuan mengenal emosi pribadi
  2. Kemampuan mengelola dan mengekspresikan emosi pribadi dengan tepat
  3. Kemampuan memotivasi diri pribadi
  4. Kemampuan memahami emosi orang lain
  5. Kemampuan membina hubungan emosional dengan orang lain

Kecerdasan Spiritual (Spiritual Quotient)

Dalam bukunya, Zohar dan Marshall memberikan gambaran esensial terkait nilai dan makna dari kecerdasan spiritual, yakni:

  1. Kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan masalah makna dan nilai
  2. Bukan hanya memahami nilai yang ada, tetapi juga secara kreatif berusaha menemukan nilai baru
  3. Terkait dengan pusat dari diri manusia yang paling dalam dan menjadi pemersatu seluruh bagian diri manusia yang lain.
  4. Kecerdasan jiwa yang mampu membantu menyembuhkan dan membangun diri secara utuh
  5. Terkait dengan kemampuan manusia mentransendensikan diri, sebuah kualitas tertinggi dari kehidupan spiritual.

Depok, 7 April 2015
Reqgi First Trasia, dr.

Referensi :

  1. Joan Hanafin. 2014. Multiple Intelligences Theory, Action Research, and Teacher Professional Development: The Irish MI Project. Australian Journal of Teacher Education
  2. Katie Davis, et al. 2005. The Theory of Multiple Intelligences. Harvard Graduate School of Education.
  3. Sonia Mehta. 2002. Multiple Intelligences and How Children Learn: An Investigation in one Preschool Classroom. Virginia Polytechnic Institute and State University
  4. Eveline, Nanang. 2010. Panduan Pintar Merawat Bayi dan Balita. Jakarta : Wahyu Media. Pg 204

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *