Keluhan Ibu Hamil Trimester 2

Trimester dua berlangsung sejak usia 13 – 28 pekan. Trimester dua ini boleh dikatakan sebagai masa yang paling menyenangkan selama kehamilan. Nafsu makan melonjak, seolah ‘bawaannya lapar terus’. Aktivitas sehari-hari masih bisa dikerjakan dengan mudah karena ukuran rahim belum terlalu besar. Quickening atau merasakan gerakan janin untuk pertama kali terjadi pada trimester 2 ini, tepatnya pada usia 18-20 pekan. Keluhan-keluhan ibu hamil pada trimester ini relatif ringan dan hampir tidak memerlukan tindakan khusus. Berikut ini beberapa uraiannya.

Trim2

1. Keputihan

Hampir semua ibu hamil mengeluhkan ini. Pada kasus seperti ini, sebenarnya yang terjadi adalah peningkatan sekresi cairan oleh kelenjar-kelenjar di sepanjang saluran genitalia. Sensasi yang dirasakan ibu hamil memang menyerupai keputihan. Ini merupakan kondisi normal, sebagai akibat dari aktivitas hormon esterogen. Namun, sebaiknya diwaspadai karena adanya cairan yang berlebihan akan meningkatkan kelembaban. Ditambah lagi, perut yang sudah membesar akan sedikit menyulitkan ibu untuk mengeringkan bagian bawah tubuh. Akibatnya, potensi untuk terinfeksi jamur jadi meningkat.

2. Sembelit

Ada dua jenis sembelit yang sering dikeluhkan ibu hamil. Yang pertama, ibu tetap bisa buang air besar (BAB), namun perlu waktu lebih lama dari biasanya. Yang kedua, lebih berat, yaitu ibu tidak bisa BAB sama sekali lebih dari 2 hari. Sebenarnya, sembelit ini wajar dialami oleh ibu hamil. Hormon progesterone meningkat saat kehamilan, efeknya membuat pergerakan (peristaltic) usus menjadi lambat. Akibatnya, sensasi rasa ingin BAB pun tidak selalu ada. Selama feses berada di dalam usus besar, ia terus menerus mengalami resorbsi, yakni penyerapan air oleh dinding usus besar. Semakin lama feses berdiam dalam usus besar, semakin keraslah konsistensinya. Inilah yang menyebabkan sembelit pada ibu hamil.

Constipation

3. Kembung

Sebagian orang menganggapnya sebagai ‘masuk angin’. Kembung adalah rasa penuh di ulu hati diakibatkan terkumpulnya udara di lambung. Kondisi kembung terkadang membuat perut hamil tampak lebih besar dari usia kehamilan yang sebenarnya. Jangan terkecoh dengan penampakan ini. Hormon progesterone yang melambatkan gerakan peristaltic lambung mengakibatkan udara terkumpul dalam lambung. Desakan udara dalam lambung inilah yang menimbulkan rasa tak nyaman. Biasanya kembung ini hanya menimbulkan rasa penuh dan sebah, tidak sampai mengganggu nafsu makan.

4. Tangan kesemutan atau mati rasa

Pada kondisi ini, yang dirasakan adalah sekumpulan gejala yang terjadi pada tangan (sebatas pergelangan) terasa kebas, mati rasa dalam beberapa derajat, dan kesemutan. Hal ini biasa terjadi terutama saat bangun tidur. Akibatnya, timbul ketidaknyamanan saat melakukan aktivitas yang menggunakan tangan, misalnya menulis, mengetik, atau memegang benda-benda kecil. Kumpulan gejala itulah yang disebut dengan Sindroma Terowongan Karpal (Carpal Tunnel Syndrome). Asal kejadiannya adalah adanya pembengkakan pada selubung saraf yang melintasi pergelangan tangan, yaitu saraf medianus.

5. Mimisan

Ya, mimisan pada ibu hamil memang sering menghebohkan. Mimisan dapat timbul tanpa didahului trauma, misalnya hidung terbentur atau tertonjok. Darah bisa tiba-tiba saja mengalir dari hidung, atau tersembur saat kita menghela napas, tanpa rasa nyeri sedikitpun yang menyertainya. Kondisi ini tidaklah berbahaya. Pada waktu hamil, terjadi perubahan hormon yang menyebabkan kerapuhan pada dinding pembuluh darah di mukosa hidung, sehingga mudah terjadi perdarahan.

Depok, 30 Juni 2015
Reqgi First Trasia, dr.

Referensi :
1. Chescheir, C. Nancy¸ et al. 2000. Planning Your Pregnancy and Birth. 3rd edition. The Americal College of Obstetricians and Gynecology. Washington.
2. Cunningham, G, et al. 2010. William Obstetrics. 23rd edition. Mc Graw Hill. New York.
3. Evans, A. 2007. Manual Obstetrics. Lippincot Williams and Wilkins. Philadelphia.
4. Novak, Patricia D. 1995. Dorland’s Pocket and Medical Dictionary. 25th edition. WB Saunders Company. Philadelphia.
5. Oats J, Abraham S, Lwellyn. 2010. Jones Fundamentals of Obstetrics and Gynecology. Mosby Elsevier. Edinburg.
6. Kusumaningsih, Prita. 2011. Membentangkan Surga di Rahim Bunda. Qultum Media: Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *