10 Keluhan Umum Trimester 3 Kehamilan

Pada trimester 3 ini, keluhan-keluhan kembali muncul setelah pekan ke-34. Tidak berlebihan kalau dikatakan ibu hamil jadi serba salah. Begini salah. Begitu salah. Namun, jangan kalah! Dengan pemahaman, pengertian, dan kesabaran, hal-hal yang dirasa kurang menyenangkan ternyata bisa disiasati. Berikut adalah beberapa keluhan yang biasa dialami oleh ibu hamil trimester ketiga.

info2

1. Kaki kram

Biasanya keluhan ini muncul pada saat dini hari sampai menjelang subuh. Terutama saat cuaca dingin. Memang, kram (kejang otot) yang merupakan akibat dari defisiensi kalsium ini dapat dipicu pula oleh kondisi dingin. Umumnya, terjadi mendadak. Tiba-tiba saja otot kaku dan terasa nyeri terutama di daerah betis.

2. Kaki bengkak

Bengkak timbul akibat timbunan cairan di tungkai. Cairan tersebut mengalami hambatan untuk menuju bagian atas tubuh dikarenakan lebih besarnya tekanan dari atas, yaitu adanya kehamilan. Bila tungkai tampak bengkak merata, yang tidak berkurang meskipun saat bangun tidur, atau terjadi pembengkakan pada tangan, segeralah berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan tidak adanya preeclampsia.

3. Napas pendek

Sebagian ibu hamil mengartikan napas pendek ini dengan sesak napas karena memang demikianlah rasanya. Bernapas tidak lega dan tidak leluasa, seperti ada yang menindih di bagian dada. Terkadang napas pendek ini datang dengan tiba-tiba saat sedang beraktivitas maupun beristirahat.

4. Sulit tidur

Sulit tidur ada dua macam. Jenis pertama, sulit memulai tidur. Jenis kedua, cepat terbangun dan sulit untuk tidur kembali. Meskipun tidak berbahaya, sulit tidur ini memang sangat mengganggu. Untuk mengatasinya, cobalah membuat rutinitas waktu tidur dan bangun, serta berusaha menepatinya sehingga jam tubuh akan menyesuaiakan.

5. Striae gravidarum (Stretch mark)

Mula-mula sedikit dan samar, tapi lama kelamaan garis-garis tersebut makin menebal dan berwarna kemerahan yang nyata. Ia terus menyebar sampai ke seluruh permukaan perut. Ditambah lagi dengan timbulnya rasa gatal yang membuat tangan selalu ingin mampir menggaruk. Itulah yang disebut stretch mark.

6. Gerah (kepanasan)

Tiada hari tanpa keringat. Ya, begitulah yang dirasakan oleh wanita yang hamil tua. Tak harus berada dalam cuaca panas, saat malam hari pun rasa gerah terus dirasakan. Ibu hamil semakin stres ketika mengetahui bahwa orang lain ternyata tidak merasakan gerah yang sama. Rasa gerah itu bersumber dari metabolisme yang meningkat selama kehamilan.

7. Nyeri panggul

Banyak wanita yang merasakan nyeri di persendian pangkal paha dan di tulang ekor. Terkadang ada yang merasakan nyeri di daerah tulang kemaluan. Rasa nyeri ini timbul saat berjalan, bangkit dari berbaring ke duduk/berdiri, atau pada saat berubah posisi berbaring (dari telentang ke miring atau sebaliknya).

8. Kontraksi palsu dan gangguan gerakan bayi

Semakin dekat dengan tanggal taksiran persalinan atau hari perkiraan lahir, tak jarang tiba-tiba perut terasa mengeras dan kencang untuk beberapa saat lamanya. Itulah yang dinamakan kontraksi palsu atau Braxton Hicks.

9. Sering berkemih

Setelah melewati periode sering BAK pada trimester 1, maka pada akhir trimester 3 ini, rasa ingin sering berkemih timbul lagi. Kalau dulu kandung kemih tertekan oleh rahim yang baru mulai membesar, sekarang kepala bayilah yang mengadakan tekanan ke kandung kemih tersebut.

10. Varises dan wasir

Baik varises maupun wasir, sebetulnya mempunyai runutan kejadian yang tak jauh berbeda, yaitu kombinasi antara faktor hormonal dan beban kehamilan. Adanya pengaruh hormon progesterone membuat elastisitas dinding pembunuh vena menurun.

Depok, 1 Juli 2015
Reqgi First Trasia, dr.

Referensi:
1. Chescheir, C. Nancy¸ et al. 2000. Planning Your Pregnancy and Birth. 3rd edition. The Americal College of Obstetricians and Gynecology. Washington.
2. Cunningham, G, et al. 2010. William Obstetrics. 23rd edition. Mc Graw Hill. New York.
3. Evans, A. 2007. Manual Obstetrics. Lippincot Williams and Wilkins. Philadelphia.
4. Novak, Patricia D. 1995. Dorland’s Pocket and Medical Dictionary. 25th edition. WB Saunders Company. Philadelphia.
5. Oats J, Abraham S, Lwellyn. 2010. Jones Fundamentals of Obstetrics and Gynecology. Mosby Elsevier. Edinburg.
6. Kusumaningsih, Prita. 2011. Membentangkan Surga di Rahim Bunda. Qultum Media: Jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *