Tips Aman Naik Mobil Bagi Anak

Musim liburan telah datang 🙂 Tentu banyak orang tua yang membawa anaknya liburan ke luar kota. Salah satunya menggunakan mobil. Namun, tahukah bunda bahwa ada kiat tersendiri untuk menjamin keselamatan bayi dan anak saat mengendarai mobil? Tahun 2011 American Academy of Pediatrics mengeluarkan rekomendasi penggunaan car-seat bagi bayi dan balita sesuai usianya. Ternyata, penggunaan car-seat yang benar berdampak besar terhadap penurunan resiko kecelakaan pada balita. Penasaran? Yuk kita simak ulasannya..

Penelitian Tentang Resiko Kecelakaan Mobil Pada Balita
Berpergian menggunakan mobil atau kendaraan motor lainnya belum bisa dikatakan aman terutama di negara kita. Pasalnya, data dari kepolisian memperlihatkan bahwa angka kecelakaan di Indonesia masih sangat tinggi yaitu 100.106 jumlah kecelakaan di tahun 2013.(1) Secara global, kecelakaan lalu lintas merupakan penyebab kematian terbesar pada anak diatas 10-19 tahun. Sekitar 21% angka kecelakaan lalu lintas di dunia terjadi pada anak-anak dari semua rentang usia.(2)

Manfaat Car-seat

Melihat dari tingginya angka kecelakaan lalu lintas, organisasi kesehatan dunia seperti WHO dan AAP membuat aturan dan rekomendasi mengenai keselamatan berkendara bagi anak-anak. Salah satu rekomendasi tersebut ialah penggunaan car-seat yang sesuai bagi usia dan berat badan anak. Car-seat sangatlah bermanfaat untuk mengurangi resiko kematian dari kecelakaan. Berdasarkan penelitian dari Journal Injury Prevention tahun 2007, resiko kematian atau luka berat anak di bawah 2 tahun dari kecelakaan lalu lintas berkurang 75% jika mereka menggunakan car-seat yang menghadap ke kursi. Penelitian lain menyebutkan bahwa penahan anak (child restraint) dapat menurunkan resiko luka 71%-82% dan resiko kematian 28% bila dibandingkan dengan yang hanya menggunakan seat belts. (3,4)Sayangnya, meskipun tindak pencegahan ini terbukti efektif menurunkan resiko trauma atau kematian dari kecelakaan lalu lintas pada anak, masih banyak yang belum menggunakan car-seat atau child restraint dalam berkendaraan. Diharapkan, dengan adanya artikel ini makin menambah wawasan dan kesadaran orangtua terhadap pentingnya menjaga keselamatan anak saat berkendara.

Mengenal Berbagai Jenis Car-Seat
Menggunakan Car-seat bagi anak saat berkendara sangat besar manfaatnya bagi keselamatan anak. Namun, banyaknya jenis car-seat yang dijual dipasaran tidak jarang membuat orangtua bingung dalam memilih car-seat yang sesuai. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk mengetahui jenis-jenis car-seat yang dijual di pasaran. (5,6)
1. Rear Facing Car Seat

hwkb17_059
http://www.webmd.com/children/infant-car-seat

Car seat yang memiliki harness/pengekang yang akan berayun dan bergerak saat terjadi benturan sehingga mengurangi tekanan pada leher dan saraf tulang belakang bayi yang masih rapuh. Rear Facing car seat memiliki berbagai jenis :

  • Infant car seat (rear-facing only) ialah car seat yang didesign khusus untuk bayi sampai berat badan 10-18 kg (tergantung model). Car seat jenis ini biasanya berukuran kecil, portable, dan hanya bisa menghadap ke arah kursi (ke belakang). Car seat ini hanya digunakan untuk bepergian dan bukan untuk tidur, makan, dan kegiatan lain selain di kendaraan.
  • Convertible car seat : car seat yang bisa dipasang menghadap belakang atau ke depan sehingga lebih awet dan ekonomis dari segi harga. Batas beratnya juga lebih tinggi yaitu bisa menampung sampai 18-22 kg (tergantung model) sehingga cocok untuk bayi besar. Namun, car seat ini lebih berat dan tidak dilengkapi dengan pegangan sehingga tidak rutin digunakan di luar kendaraan. Sama seperti rear-facing car seat, convertible seats hanya boleh digunakan untuk bepergian dan bukan untuk tidur, memberi makan dan kegiatan lain di luar kendaraan.
  • All-in-one seat : car seat yang bisa dipasang menghadap ke belakang, ke depan dan dijadikan booster seat saat anak makin besar. Ini berarti jauh lebih tahan lama digunakan anak anda dan bisa menampung sampai 18-22 kg. Biasanya ukurannya juga jauh lebih besar sehingga harus dipastikan dulu dengan ketersediaan tempat di kursi belakang.

2. Forward Facing Car Seat

http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/imagepages/19654.htm
http://www.nlm.nih.gov/medlineplus/ency/imagepages/19654.htm

Car seat yang memiliki harness (pengekang) dan tether (penambat) yang membatasi agar anak tidak maju ke depan saat terjadi benturan atau kecelakaan. Sama seperti rear facing car seat, forward facing car seat ini juga terdapat dalam berbagai jenis :

  • Forward-facing only seats : car seat yang digunakan hanya menghadap ke depan dilengkapi dengan harness (pengekang) untuk anak yang beratnya sekitar 18-36 kg (tergantung model). Saat ini pabrik sudah jarang yang memproduksi jenis ini namun car seat ini masih ada di pasaran.
  • Convertible car seat : car seat yang bisa dipasang menghadap depan atau belakang
  • Combination car seat :car seat yang bisa digunakan sebagai transisi dari forward facing car seat dengan harness dan tether ke booster seat. Batas berat car seat ini sekitar 36-54 kg (tergantung model)
  • All-in-one seat : car seat yang bisa dipasang menghadap ke belakang, ke depan dan dijadikan booster seat saat anak makin besar.
  • Travel vest : rompi yang bisa digunakan sebagai pilihan alat keselamatan pada anak dengan berat badan 9-76 kg. Travel vest cocok digunakan pada mobil yang hanya memiliki lap-seat belts (sabuk keselamatan yang berada di pangkuan, tanpa sabuk bahu) di kursi belakang, atau pada anak yang beratnya melampaui batas produk car seats yang lain.

3. Booster seat

https://myhealth.alberta.ca/health/pages/conditions.aspx?hwId=sid42317spec
https://myhealth.alberta.ca/health/pages/conditions.aspx?hwId=sid42317spec

Car seat yang berfungsi untuk memposisikan seat belt (sabuk keselamatan) sehingga sesuai dengan bagian yang paling kokoh dari tubuh anak. Beberapa jenis booster seat diantaranya :

  • Booster seat dengan high back : di design untuk mengganjal tempat duduk anak sehingga anak lebih tinggi dan bisa pas menggunakan seat belt. Booster seat tipe ini juga dilengkapi dengan penyangga leher dan kepala sehingga cocok digunakan untuk mobil yang tidak punya sanggahan kepala atau pengganjal punggung yang tinggi.
  • Backless booster seat : didesign untuk mengganjal tempat duduk anak agar bisa menggunakan seat belt secara benar namun tidak dilengkapi dengan penyangga kepala dan leher. Booster ini ideal digunakan untuk mobil yang memiliki sanggahan kepala.
  • Combination car seat : car seat yang bisa digunakan sebagai transisi dari forward facing car seat dengan harness dan tether ke booster seat.
  • All-in-one car seat : car seat yang bisa dipasang menghadap ke belakang, ke depan dan dijadikan booster seat saat anak makin besar.

4. Seat Belt
Sabuk keselamatan yang digunakan melewati bahu, dada, dan paha atas untuk menahan posisi anak saat kecelakaan. Sabuk ini tidak boleh melewati daerah lambung dan leher atau wajah.

http://changyu.en.made-in-china.com/custom-detail/EJQEnxxPQmKxxmQExQndGJUQ/Children-sftey-seat-belt.html

Kiat memilih Car Seat yang Sesuai
Tahun 2011, American Academy of Pediatrics mengeluarkan rekomendasi penggunaan car seat sesuai usia dan berat badan anak. Rekomendasi tersebut ialah : (4,6)

UsiaTipeRekomendasi
Bayi dan balitaRear-facing only dan rear-facing convertible seatsSemua bayi dan balita harus menggunakan rear-facing car seat sampai usia 2 tahun atau tepat pada batas maksimal berat/tinggi badan yang dibolehkan oleh produk. Bila anak mencapai berat maksimal yang dibolehkan produk rear-facing car seat, gunakan convertible seat yang dipasang secara rear-facing atau menghadap ke belakang.
Balita dan prasekolahConvertible seats dan forward-facing seats with harnessSemua anak yang sudah tumbuh melampaui batas berat/tinggi produk convertible car seats harus menggunakan forward-facing car seats dengan harness (penyangga) selama mungkin sampai mencapai batas berat/tinggi produk tersebut
Usia sekolahBooster seatsSemua anak yang berat atau tinggi nya melampaui batas penggunaan forward-facing car seat harus pindah menggunakan belt-positioning booster seat sampai bisa sesuai menggunakan seat bealt (biasanya bila sudah mencapai 145 cm atau 8-12 tahun). Patokan lain yang lebih mudah ialah bila pundak anak melampaui harness slot (lubang pengekang) dan bila telinga anak sejajar sisi atas forward-facing car seat
RemajaSeat beltsBila anak sudah cukup besar untuk menggunakan seat belts tanpa penyangga, anak harus selalu memakai seat belts tersebut.
Semua anakSemua anak yang berumur kurang dari 13 tahun harus duduk di kursi belakang untuk proteksi optimal. Air bag yang biasa terdapat di kursi depan bisa melindungi remaja dan dewasa. Namun, air bag sangat berbahaya bagi anak-anak terutama yang tidak sempurna dipasang alat keselamatan. Hal ini disebabkan air bag bisa mengembang, menabrak car-seat dan bisa berdampak serius bagi cedera otak dan kematian.

vs_cps_share_image
http://www.cdc.gov/motorvehiclesafety/child_passenger_safety/cps-factsheet.html

Bagaimana bila anak saya masih menyusui dan harus bepergian menggunakan car seat?
Menyusui saat mobil dalam keadaan melaju tidaklah aman bahkan di larang di beberapa negara maju yang menerapkan hukum keselamatan berkendara anak contohnya di Michigan, USA. 88% negara maju melarang anak dipindahkan dari car seats dengan alasan apapun selama mobil melaju. Sebagai jalan keluar, ibu sebaiknya memberhentikan mobil di tempat yang aman saat menyusui anaknya. Juga pastikan sebelum berangkat anak diberi susu terlebih dahulu agar tidak lapar selama di perjalanan. Cara lain, ibu bisa memberikan ASI dari botol bila kondisi tidak memungkinkan. (7–9)

Setelah menggunakan car-seat yang benar, lalu apa lagi yang harus saya perhatikan?
Agar perjalanan anda dan buah hati aman dan menyenangkan, anda perlu memperhatikan hal-hal ini :

  • Emosi anak. menggunakan car-seat dalam perjalanan tentu perlu penyesuaian. Terlebih lagi jika menempuh perjalanan panjang anak cenderung kelelahan dan rewel. Untuk mengatasinya, bawa mainan atau barang kesukaan anak sebagai teman di perjalanan. Saat bayi tenang, ajak ia bicara dan bernyanyi supaya ia belajar bahwa anda menikmati perjalanan tersebut.
  • Kebutuhan makan dan buang air. Sediakan cemilan dan minuman ringan untuk si buah hati. Agar selama perjalanan ia merasa nyaman, upayakan untuk mengganti popok atau buang air sebelum berangkat. Bila di tengah perjalanan ia buang air, segera berhenti di tempat yang aman, ganti popok sebelum ia rewel dan marah.
  • Jangan letakkan benda tajam di sekitar car-seat karena dikhawatirkan saat mengerem benda tersebut bisa melukai anak
  • Proteksi panas. Sebaiknya pasang pelindung cahaya di jendela untuk melindungi dari panas matahari. Melapis kepala bayi malah bisa mengganggu sirkulasi udara dan menyebabkan tubuh terlalu panas. Jangan lupa lapisi logam pengait sabuk terutama saat cuaca panas.
  • Pastikan pintu terkunci. Bila usia anak semakin besar, ajari juga untuk tidak bermain pintu.
  • Jangan meninggalkan anak sendirian di tempat parkir, meskipun satu menit. Hal ini disebabkan anak bisa mengalami heat stroke meskipun jendela dibuka, anak bermain dengan alat kemudi yang mana bisa membahayakan, juga bisa terjerat jendela, seat belt dsb.
  • Pasang tanda membawa bayi. Sebaiknya pasang stiker pemberitahuan anda membawa bayi/anak-anak agar pengemudi lain waspada dengan kecepatannya. (6,10,11)

Sekian.. Semoga liburannya menyenangkan ya 🙂

Agustina Kadaristiana, dr

SUMBER
1. Jumlah Kecelakaan, Koban Mati, Luka Berat, Luka Ringan, dan Kerugian Materi yang Diderita Tahun 1992-2013. Badan Pus Stat [Internet]. Available from: http://bps.go.id/tab_sub/view.php?kat=2&tabel=1&daftar=1&id_subyek=17&notab=14
2. Children and road traffic injury [Internet]. WHO-UNICEF; Available from: http://www.who.int/violence_injury_prevention/child/injury/world_report/Road_traffic_injuries_english.pdf
3. AAP Updates Recommendation on Car Seats. Am Acad Pediatr [Internet]. 2011; Available from: http://www.aap.org/en-us/about-the-aap/aap-press-room/Pages/AAP-Updates-Recommendation-on-Car-Seats.aspx
4. Committee on Injury V. Policy Statement—Child Passenger Safety. Pediatrics. 2011 Mar 21;peds.2011–0213.
5. Car Seat Types. Available from: http://www.safercar.gov/parents/Car-Seat-Types.htm
6. Car Seats: Information for Families for 2014 [Internet]. HealthyChildren.org. [cited 2014 Dec 22]. Available from: http://www.healthychildren.org/English/safety-prevention/on-the-go/pages/Car-Safety-Seats-Information-for-Families.aspx
7. Are there any tricks to traveling with a breastfed baby? Leche Leag Int [Internet]. 2011; Available from: http://www.llli.org/faq/travel.html
8. June 26, 2009 – Changes to Car Seat Law Designed to Keep Kids Safer; Starting Today, Children Under Four Must Ride in Back Seat. Michigan State Police [Internet]. Available from: http://www.michigan.gov/msp/0,1607,7-123-1586-217402–,00.html
9. Global status report on road safety [Internet]. WHO; 2013. Available from: http://www.who.int/violence_injury_prevention/road_safety_status/2013/en/
10. Travel Safety Tips. Am Acad Pediatr [Internet]. Available from: http://www.aap.org/en-us/about-the-aap/aap-press-room/news-features-and-safety-tips/Pages/Travel-Safety-Tips.aspx
11. Children Safety : Infants. Child Health Netw [Internet]. 2013; Available from: http://www.childrenshealthnetwork.org/CRS/CRS/pa_carseati_pep.htm

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *