Kiat Memilih Prasekolah yang Baik

Lembaga-lembaga pendidikan prasekolah telah berkembang pesat di seluruh pelosok negeri. Terlebih di kota-kota besar. Setiap tahun berbondong-bondong para orangtua mendaftarkan anaknya di prasekolah. Mereka menaruh harapan besar pada sebuah lembaga pendidikan demi masa depan anaknya. Lantas bagaimana cara memilih prasekolah yang baik? Mari kita simak.

Tips memilih prasekolah yang baik:

Core-Components-of-Effective-Preschool-e1357850465655

  • Sesuaikan biaya dengan kondisi keuangan keluarga
  • Carilah prasekolah yang tidak terlalu jauh dari rumah. Hal ini agar anak tidak kelelahan dalam perjalanan menuju sekolah.
  • Telitilah bentuk fisik sekolah dan fasilitas pendukungnya
  • Telitilah program dan metodenya, antara lain:
    • Berpusat pada anak
    • Tidak membebani dan mengekang anak
    • Mampu menstimulasi perkembangan anak
    • Berorientasi pada kekhasan masing-masing anak
    • Pembelajaran tidak membosankan
  • Telitilah apakah tingkat ‘keluar atau masuk’ guru disitu cukup tinggi. Jika sering gonta ganti guru, dapat memengaruhi keberlangsungan pengajaran dan perkembangan anak itu sendiri.

Ciri-ciri anak siap masuk Taman Kanak-kanak (TK):

Are-Your-Children-Ready-for-the-New-School-Year-Prepare-During-the-Summer-Small-1024x682

  • Kemampuan komunikasinya sudah cukup baik. Tidak hanya mampu menyebut nama lengkapnya sendiridan orangtuanya, ia juga cukup mampu bercerita tentang keluarganya.
  • Keterampilan bersosialisasinya cukup baik. Hal ini meliputi kemampuan berinteraksi, bergaul, dan berbagi.
  • Mampu melakukan instruksi sederhana. Secara umum, ia mematuhi aturan yang diterapkan dalam keluarga dan cukup paham apa yang diinstruksikan.
  • Sudah cukup mandiri. Ia telah mampu untuk makan sendiri, memakai celana dan baju sendiri, mandi sendiri, menggunakan toilet, dan sebagainya.
  • Daya tahan fisiknya cukup baik. Ia dapat menahan kantuk selama pagi hari pada jam pelajaran.
  • Fisiknya pun mampu mengikuti pelajaran demi pelajaran di dalam kelas.
  • Cukup kuat secara mental dan psikologis. Selain tidak canggung menghadapi suasana baru, ia pun cukup mampu mengikuti jadwal rutinyang dibebankan kepadanya.

Kiat melepas anak sekolah:

Stock Photo by Sean Locke www.digitalplanetdesign.com

Banyak peristiwa terjadi pada minggu pertama anak masuk TK. Diantaranya, anak menangis, mengamuk, dan minta pulang pada hari pertama ia sekolah. Ada pula yang antusias berangkat ke TK, tetapi menolak untuk masuk kelas. Ada yang terus minta ditemani ibunya di dalam kelas. Terhadap fenomena itu, berikut kiat yang dapat diterapkan agar Anda sukses melepas anak ke prasekolah:

  • Jauh-jauh hari, katakan pada anak bahwa supaya pandai, setiap anak perlu sekolah. Bagilah pengalaman bahwa Anda menjadi pandai karena bersekolah.
  • Sebelum anak didaftarkan di TK, kenalkan anak secara langsung dengan suasana TK.
  • Kenalkan ia pada guru yang akan mengajarnya. Kenalkan pula ia pada 1 atau 2 anak yang juga akan mendaftar di TK itu.
  • Pada minggu-minggu menjelang masuk TK, latih anak Anda untuk ‘berpisah’ sementara dengan Anda.
  • Ajak anak belanja keperluan sekolah. Minta ia memilih sendiri tas, pensil, krayon, rautan, penghapus, dan sebagainya.
  • Pada hari pertama, jangan sampai terlambat masuk kelas. Dengan terlambat, akan membuat gugup anak Anda.
  • Jika belum mungkin meninggalkan anak di kelas, sebaiknya Anda menemaninya dulu. Biasanya guru yang baik dan pengertian, akan mengizinkan orang tua ada di dalam kelas menemani anaknya.
  • Bekali anak dengan makanan dan minuman bergizi kesenangannya.
  • Sesekali ajaklah anggota keluarga lain untuk mengantarnya ke sekolah. Hal ini untuk memotivasi anak bahwa keluarga sangat mendukung aktivitas sekolahnya.
  • Diskusikan dengan guru jika ditemui kendala pada minggu-minggu pertama anak sekolah.

Depok, 27 Juni 2015
Reqgi First Trasia, dr.

Referensi :

1. Lenhart, Lisa. 2014. Early Childhood Building Blocks – Writing in Preschool. Department of Education. University of Akron.
2. NCQTL Team. 2014. Choosing A Preschool Curriculum. The National Center on Quality Teaching and Learning
3. Lehman Yael. 2014. The Preschool Initiative – Building a Healthy Foundation for Live. The Food Trust Community
4. Aysen, Rahme Kavaz. 2104. Montessori Approach in Preschool Education and Its Effects. The online journal of New Horizons in Education
5. Eveline, Nanang. 2010. Panduan Pintar Merawat Bayi dan Balita. Jakarta : Wahyu Media. Pg 258

Gambar diambil dari :

www.digitalplanetdesign.com

http://cdn5.momsxyz.com/2015/05/Core-Components-of-Effective-Preschool-e1357850465655.jpg

https://blog.nsbank.com/wp-content/uploads/Are-Your-Children-Ready-for-the-New-School-Year-Prepare-During-the-Summer-Small-1024×682.jpg

http://spotlight.vitals.com/wp-content/uploads/2013/01/separation-anxiety.jpg

2 thoughts on “Kiat Memilih Prasekolah yang Baik

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *