USG Kehamilan yang Rasional

Sharing foto USG bayi di sosial media sudah menjadi trend bagi calon orangtua baru. Penantian selama 9 bulan juga bisa jadi lebih ringan dengan memandang aktivitas bayi saat pemeriksaan USG. Belum lagi saat kandungan mulai besar, orang tua harap-harap cemas ingin segera tahu jenis kelamin bayinya. Sehingga, tidak heran bila USG 3D bahkan 4D menjadi momok yang amat dicari oleh calon ayah dan ibu. Namun, tahukah Anda bahwa penggunaan USG harus dibatasi sesuai indikasi medis? Kenapa ya?

Sekilas Tentang USG

Ultrasonografi (USG) merupakan pemeriksaan penunjang dengan menggunakan gelombang ultrasound. Gelombang ultrasound ialah gelombang suara dengan frekuensi yang lebih besar dari ambang batas pendengaran manusia (>20.000 Hz). Pada pemeriksaan kandungan, gelombang suara yang digunakan berkisar antara 2-12 juta Hz. Gelombang ini berasal dari “tranducer” yang ditransmisikan ke seluruh tubuh. Gelombang yang berhasil dipantulkan akan ditangkap menjadi gambar di layar USG. 1,2

Ultrasound_Terese Winslow

Manfaat Pemeriksaan USG

Pemeriksaan Ultrasonografi (USG) amat lazim dilakukan saat pemeriksaan kehamilan. Hal ini disebabkan USG merupakan pemeriksaan akurat untuk menentukan usia kehamilan, deteksi bayi kembar, dan lokasi plasenta. USG juga amat bermanfaat pada ibu yang mengalami tanda bahaya kehamilan. Sehingga, manfaat dari segi medis amat terasa. 2–5

Penelitian dari Cochrane, Helsinski Trial, Radius Trial, dan Euferous study menyebutkan bahwa pemeriksaan USG sebelum usia kandungan 24 minggu dapat mendeteksi secara signifikan adanya kelainan pada janin. Meskipun begitu, beberapa kelainan kongenital mungkin muncul kemudian dan tidak dapat terdeteksi dengan USG sekalipun dengan operator yang handal. 6–9

Berbahayakah USG bagi janin?

Efek gelombang ultrasound pada jaringan dibagi menjadi dua : thermal (panas) dan non-thermal. Gelombang ultrasound diketahui menghasilkan panas, perubahan tekanan dan gangguan mekanik pada jaringan. Efek biologis ultrasound pada jaringan telah dilaporkan pada percobaan hewan namun tidak pada manusia. Efek non-thermal atau efek mekanik terjadi akibat tekanan dari gelombang frekuensi tinggi (acoustic streaming). Efek ini paling menjadi perhatian saat mengukur keamanan USG.10,11

Sampai saat ini belum ada bukti penelitian yang kuat mengenai bahaya USG bagi janin. Tidak ditemukan hubungan antara USG dengan cacat lahir, kanker saat masa anak-anak, atau masalah tumbuh kembang anak di kemudian hari. Namun, para ahli sepakat bahwa belum ditemukannya efek samping dari USG bukan berarti USG bebas dari resiko. Sehingga, penelitian mengenai keamanan USG jangka pendek dan panjang masih terus dilakukan sampai sekarang. 1,2,10

Rekomendasi Pemeriksaan USG Rasional dalam Kehamilan

Badan profesional dunia yang perhatian terhadap keamanan USG seperti British Medical Utrasound Society (BMUS), American Institute of Ultrasound in Medicine (AIUM), European Federation of Societies for Ultrasound in Medicine and Biology (EFSUMB), Australian Society for Ultrasound in Medicine (ASUM), International Society for ultrasound in Obstetrics and Gynaecology (ISUOG), dan World Federation of Societies for Ultrasound in Medicine and Biology (WFUMB) sepakat bahwa:1,10,12,13

  1. Tidak ada alasan untuk menunda USG saat kehamilan asal dilakukan dengan operator yang sangat terlatih.
  2. Pemeriksaan USG hanya dilakukan berdasarkan indikasi medis.
  3. Pemeriksaan USG untuk kepentingan non-medis tidak dapat dibenarkan (seperti hanya untuk mengetahui jenis kelamin bayi, mengabadikan momen, kepentingan komersial, dll). The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) juga menambahkan bahwa USG non-medis hanya menenenangkan sementara ibu hamil karena cacat bawaan mungkin tidak terdeteksi pada USG.
  4. Pemeriksaan USG dilakukan secepat mungkin (biasanya 5-10 menit) dan tidak melebihi 60 menit.
  5. Sebaiknya hindari pemeriksaan USG saat ibu demam karena dapat meningkatkan resiko panas yang berbahaya. Peningkatan suhu tubuh di atas 41°C selama 5 menit dianggap berbahaya.
  6. Teknologi USG terbaru seperti pencitraan harmonis dan USG 3D tidak memperlihatkan risiko lebih tinggi dari USG biasa.

Berapa kali pemeriksaan USG rasional dilakukan?

Menurut panduan POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia), pemeriksaan USG dilakukan 3 kali saat kehamilan :
1. Trimester 1 (8-12 minggu). Berfungsi untuk menentukan :

  • Kehamilan dalam rahim
  • Umur kehamilan
  • Deteksi jantung
  • Deteksi kehamilan ganda
  • Deteksi kelainan pada janin

2. Trimester 2 (18-22 minggu)

  • Memastikan kehamilan tunggal atau ganda
  • Memastikan viabilitas janin
  • Menilai parameter pertumbuhan
  • Mendeteksi kelainan janin
  • Menilai cairan ketuban
  • Menilai struktur dan letak plasenta

3. Trimester 3 (28-32 minggu). Sama dengan penilaian di trimester 2.

Pemeriksaan selain ketiga waktu ini hanya berdasarkan indikasi medis. 14

Kesimpulan

Meskipun sampai saat ini USG tidak menimbulkan bahaya yang berarti bagi ibu dan janin, tidak menutup kemungkinan diketahui resiko USG di masa yang akan datang. Atas dasar inilah para ahli menganjurkan untuk membatasi penggunaan USG hanya bila ada indikasi medis. Sebaiknya, orangtua bersikap hati-hati bila menginginkan USG untuk keperluan di luar medis.

Agustina Kadaristiana, dr.

09/12/2015

Referensi
1. Thomas D Shipp, MD, RDMS. Basic principles and safety of diagnostic ultrasound in obstetrics and gynecology. Uptodate. 2014 Apr 30;
2. Ultrasound Exams. ACOG [Internet]. 2013 Sep 25; Available from: http://www.acog.org/Patients/FAQs/Ultrasound-Exams
3. Salomon LJ, Alfirevic Z, Bilardo CM, Chalouhi GE, Ghi T, Kagan KO, et al. ISUOG practice guidelines: performance of first-trimester fetal ultrasound scan. Ultrasound Obstet Gynecol Off J Int Soc Ultrasound Obstet Gynecol. 2013 Jan;41(1):102–13.
4. Turandot Saul, MD, RDMS, Resa Lewiss, MD, RDMS. Focus On – Ultrasound Imaging in First Trimester Pregnancy. Am Coll Emerg Physicians [Internet]. 2008 Jul; Available from: http://www.acep.org/Clinical—Practice-Management/Focus-On—Ultrasound-Imaging-in-First-Trimester-Pregnancy/
5. Anna K Sfakianaki, MD, Joshua Copel, MD. Routine prenatal ultrasonography as a screening tool. Uptodate. 2015 Aug 10;
6. Ewigman BG, Crane JP, Frigoletto FD, LeFevre ML, Bain RP, McNellis D. Effect of prenatal ultrasound screening on perinatal outcome. RADIUS Study Group. N Engl J Med. 1993 Sep 16;329(12):821–7.
7. Saari-Kemppainen A, Karjalainen O, Ylöstalo P, Heinonen OP. Ultrasound screening and perinatal mortality: controlled trial of systematic one-stage screening in pregnancy. The Helsinki Ultrasound Trial. Lancet Lond Engl. 1990 Aug 18;336(8712):387–91.
8. Crane JP, LeFevre ML, Winborn RC, Evans JK, Ewigman BG, Bain RP, et al. A randomized trial of prenatal ultrasonographic screening: impact on the detection, management, and outcome of anomalous fetuses. The RADIUS Study Group. Am J Obstet Gynecol. 1994 Aug;171(2):392–9.
9. Grandjean H, Larroque D, Levi S. The performance of routine ultrasonographic screening of pregnancies in the Eurofetus Study. Am J Obstet Gynecol. 1999 Aug;181(2):446–54.
10. Haar G ter. Ultrasonic imaging: safety considerations. Interface Focus. 2011 Aug 6;1(4):686–97.
11. Newnham JP, Doherty DA, Kendall GE, Zubrick SR, Landau LL, Stanley FJ. Effects of repeated prenatal ultrasound examinations on childhood outcome up to 8 years of age: follow-up of a randomised controlled trial. The Lancet. 2004 Dec;364(9450):2038–44.
12. Abramowicz JS. Ultrasound in Obstetrics and Gynecology Is This Hot Technology Too Hot? J Ultrasound Med. 2002 Dec 1;21(12):1327–33.
13. Salomon LJ, Alfirevic Z, Berghella V, Bilardo C, Hernandez-Andrade E, Johnsen SL, et al. Practice guidelines for performance of the routine mid-trimester fetal ultrasound scan. Ultrasound Obstet Gynecol Off J Int Soc Ultrasound Obstet Gynecol. 2011 Jan;37(1):116–26.
14. Panduan Ultrasonografi Antenatal Obstetri Dasar [Internet]. Pelatihan Standardisasi dan Sertifikasi Kompetensi Ultrasonografi Obstetri Dasar. Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia; 2014. Available from: http://www.slideshare.net/imagingultrasound/pogi-usg-2014-final-2-panduan-usg-pogi-20140422

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *