Perlengkapan ASI Eksklusif

Menyusui adalah anugerah bagi setiap ibu. Bisa memberikan ASI secara eksklusif (selama 6 bulan tanpa pemberian makanan lain selain ASI) tentu juga menjadi suatu kesempatan yang berharga dan momen yang indah bagi ibu dan juga sang anak. Proses pemberian ASI ini, memang bisa diberikan secara langsung tanpa bantuan alat apapun. Namun, bagi para ibu yang kadang tidak ada kesempatan untuk menyusui sang buah hati secara langsung, misalnya ibu bekerja, diperlukan perlengkapan ASI untuk mendukung proses pemberian ASI. Lalu, apa saja ya perlengkapan ASI yang ibu butuhkan?

1.Pompa atau alat perah ASI

pigeon-manual-breast-pump-bpa-free-pompa-asi-manual-putih-halloween-promo-8825-635214-1-catalog_233Pompa ASI ini digunakan untuk memompa air susu dari payudara ibu, agar produksinya tetap lancar dan menjaga kuantitasnya agar selalu mencukupi. Di samping itu, dengan memompa secara rutin dapat mencegah tersumbatnya saluran / duktus pada payudara yang memproduksi ASI (blocked ducts). Pompa ASI ini terdiri dari beberapa macam; pompa manual (dioperasikan secara manual dengan tangan), pompa yang dioperasikan oleh baterai, dan pompa elektrik.

Adapun pompa ASI ini dibutuhkan bila:

  • Payudara perlu dikosongkan untuk produksi susu yang lebih baik
  • Payudara ibu bengkak
  • Ibu sedang dalam keadaan sakit sehingga tidak dapat menyusui
  • Ibu dan bayi sedang tidak bersama
  • Susu perlu dikumpulkan untuk keperluan di waktu yang akan datang

Pilihan untuk pompa ASI ini tergantung pada pemakaiannya. Untuk proses memompa yang mudah dan nyaman seperti di rumah, biasanya digunakan pompa yang dioperasikan oleh baterai atau yang elektrik, dimana sumber listrik atau tempat re-charge dapat dengan mudah dijangkau. Sementara ketika bepergian, para ibu biasanya lebih memilih pompa manual karena lebih praktis, tidak berisik, dan dapat diatur menyerupai refleks menyusui natural bayi sehingga lebih mudah untuk mendapat let-down reflex.

2. Niplette / Penarik Puting

SCF152_02-IMS-en_USAlat ini biasanya digunakan untuk membantu ibu dengan puting payudara yang datar atau terbalik. Ini dapat menarik puting dengan lebih nyaman untuk persiapan menyusui. Penting untuk konsultasi terlebih dahulu dengan dokter atau konselor laktasi sebelum menggunakan alat ini, sehingga setelah melahirkan sang bayi, ibu bisa menyusui dengan sukses tanpa kendala.

3. Nipple Shields / Perisai Puting

downloadAdapun kegunaan alat ini adalah untuk melindungi puting dan meminimalisir rasa sakit ketika menyusui karena adanya luka atau puting pecah. Biasanya tersedia bahan latex atau karet silicon tergantung kenyamanan ibu. Keadaan yang mendukung pemakaian alat ini adalah terdapatnya luka pada puting, puting datar atau terbalik yang menyebabkan bayi sulit mendapatkan perlekatan menyusui yang benar, dan menahan aliran ASI terlalu deras ketika bayi menyusui.

4. Tempat Penyimpanan ASI Perah (Cooler Bag)

download (1)Bagi ibu yang bekerja, tas ini merupakan sesuatu yang penting demi kenyamanan dan keleluasaan dalam bekerja namun tetap lancar dalam mengupayakan pemberian ASI eksklusif untuk sang buah hati. Tas ini merupakan pengganti kulkas sementara untuk menyimpan hasil perahan ASI dan dengan selamat membawanya kembali ‘pulang’ tanpa perlu es atau sambungan listrik tertentu. Tas ini ibarat ‘sahabat’ bagi ibu bekerja yang menyusui. Sangat berguna untuk selalu dibawa bepergian dan cukup untuk menampung satu pompa ASI dan lima botol penyimpanan ASI perah sekaligus. Banyak desain yang dapat ditemui untuk tas ini dan kebanyakan sangat fashionable, sehingga kadang orang tidak akan menyadari kita membawa alat-alat penting untuk ASI.

5. Breast Pads / Bantalan Payudara

imagesBantalan ini tersedia dalam bentuk sekali pakai atau dapat dicuci kembali, yang dirancang untuk mencegah kebocoran atau pakaian yang basah karena ASI yang melimpah. Alat ini terdiri dari lapisan penyerap dari bahan yang lembut untuk melindungi puting dan dapat memberikan aliran udara yang baik untuk menjaga kulit tetap kering. Cara pemakaiannya cukup dengan menyelipkannya pada bra untuk menyerap ASI yang melimpah atau kadang keluar melalui proses let-down reflex.

6. Botol Penyimpanan ASI

04-botol-kaca-asi-tutup-karet1Alat ini juga sangat penting bagi ibu bekerja yang tidak dapat memberikan ASI secara langsung kepada bayinya. Setelah diperah, ASI dapat disimpan di botol khusus ini. ASI perahan ini dapat disimpan di kulkas bawah sampai dengan 24 jam atau dapat disimpan di freezer untuk waktu yang lebih lama, sampai dengan 3 minggu. Untuk menggunakan kembali ASI yang sudah beku, dapat dicairkan terlebih dahulu dengan diletakkan dalam wadah yang berisi air hangat. Atau untuk cara yang lebih cepat dan aman, dapat digunakan pemanas khusus untuk botol susu bayi yang juga dijual di pasaran. Hindari pemakaian microwave karena dapat merusak nutrisi dan antibodi yang terdapat pada ASI.

7. Botol Susu yang BPA-Free

3FhECNNnaRAda kalanya ibu dan bayi harus berjauhan karena kondisi tertentu, misal ketika ibu bekerja, sehingga tidak dapat menyusui secara langsung. Untuk proses pemberian ASI perah itu sendiri, ada banyak pilihan yang dipilih oleh para ibu, diantaranya ada yang menggunakan cup feeder dan ada juga yang menggunakan botol. Yang penting untuk diperhatikan adalah botol yang dipakai bayi untuk menyusui tidak mengandung bahan BPA (bisphenol-a) yang merupakan bahan kimia yang biasa terdapat pada produk seperti plastik. Memilih botol susu yang tepat juga penting agarbayi tetap dapat mengembangkan kemampuan mengisap dari payudara ibu dengan baik.

Nela Fitria Yeral, dr.

08/16/2016

Referensi

  1. Dr. Lai Fon Min. ET AL. Pregnancy & Babycare Guide Vol.13 (page 172-173): Essential Tools of Breastfeeding. March 2012.
  2. ASI Terbaik untuk Bayi [Internet]. Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia. Available from: http://aimi-asi.org
  3. Pumping & Milk Storage [Internet]. U.S. Department of Health and Human Services. Available from: https://www.womenshealth.gov/publications/our-publications/breastfeeding-guide/breastfeedingguide-general-english.pdf

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *