Perubahan ASI dari Waktu ke Waktu

Setelah buah hati lahir, ASI akan keluar dengan sendirinya untuk memenuhi kebutuhan bayi. Namun, ibu tidak perlu heran bahwa susu ibu yang dihasilkan tidak langsung berwarna putih dan melimpah. Susu yang dikeluarkan ibu akan berubah dan bertambah secara bertahap. Terdapat tiga tahapan perubahan ASI dari waktu ke waktu, yaitu kolostrum, susu transisi dan susu matur (susu yang matang). Produksi ASI juga meningkat secara bertahap dari sejak lahir sampai usia 4-6 minggu. Setelah itu, produksinya akan menetap. 1–3

Perubahan ASI : Bentuk

Susu yang pertama diproduksi ibu setelah bayi lahir ialah kolostrum. Kolostrum ialah susu yang dihasilkan ibu mulai dari kehamilan sampai beberapa hari setelah melahirkan. Ciri-ciri cairan kolostrum ialah kental, berwarna kekuningan dan diproduksi dalam jumlah sedikit. Kolostrum ini amat bermanfaat untuk bayi karena mengandung komponen kekebalan tubuh dari ibu seperti IgA, lactoferrin dan sel darah putih. Selain itu, kolostrum amat tinggi kandungan proteinnya, vitamin larut lemak dan mineral.

Perubahan ASI
Perubahan ASI

Dalam dua sampai empat hari setelah melahirkan, asi yang berwarna putih mulai keluar. Susu ini bernama susu transisi. Susu peralihan ini memiliki kandungan di antara kolostrum dan susu putih yang “matang”. Susu transisi mengandung lemak yang tinggi, laktosa dan vitamin larut air. Kalorinya juga lebih tinggi daripada kolostrum.

Pada 4-6 minggu pertama bayi lahir, susu ibu berubah menjadi susu matur (susu matang). Susu ini mengandung 90% air untuk memenuhi kebutuhan cairan bayi. Sedangkan 10% lagi berupa karbohidrat, protein dan lemak yang dibutuhkan untuk sumber energi dan tumbuh kembang. Susu matur ini terbagi menjadi 2 jenis, foremilk dan hindmilk.

  • Foremilk ialah susu pertama yang keluar saat bayi mengisap payudara ibu. Foremilk mengandung air, vitamin dan protein.
  • Hindmilk keluar setelah foremilk diisap bayi. Hindmilk mengandung lemak yang tinggi untuk menambah berat badan bayi. Kedua susu ini berperan penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi.

Semua bentuk ASI ialah aset yang penting dari ibu untuk bayi. Sehingga, salah bila ada anggapan selain susu matur, susu ibu perlu dibuang.

Perubahan ASI : Jumlah

Produksi ASI (kolostrum) hari pertama dan kedua amat sedikit. Kira-kira sebanyak 1-4 sendok the per hari. Namun, ibu tidak perlu khawatir. Kolostrum yang sedikit ini sesuai dengan kebutuhan bayi. Lambung bayi pun masih hanya sebesar biji kelereng. Pastikan saja ia selalu disusui ketika ia merasa lapar. Hari-hari berikutnya, produksi ASI akan terus meningkat. Pada hari ke 5, produksi ASI menjadi 500 ml. Minggu kedua ASI menjadi 600-690 ml. Bulan ke 3-5 kira-kira ASI yang dihasilkan 750 ml per hari. 4

Perubahan ASI : Volume
Perubahan ASI : Volume

Produksi ASI menyesuaikan dengan kebutuhan bayi dan makanan tambahan selain ASI. Penelitian membuktikan bahwa pada ibu yang melakukan Inisiasi Menyusui Dini (IMD/kontak kulit dengan kulit saat bayi lahir) dan rawat gabung, produksi ASI paling banyak dihasilkan daripada yang tidak. Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk melakukan IMD dan rawat gabung setelah lahir agar bayi dapat menyusui secara on-demand atau sesuai dengan keinginan bayi. Bila bayi mendapat tambahan makanan selain ASI (misalnya susu formula), maka kebutuhan bayi akan ASI berkurang. Hal ini juga dapat berakibat pada penurunan produksi ASI. 5

Agustina Kadaristiana, dr.

12/04/2015

Referensi

  1. Breastfeeding: Overview [Internet]. American Pregnancy Association. [cited 2015 Dec 4]. Available from: http://americanpregnancy.org/breastfeeding/breastfeeding-overview/
  2. Maria Mexitalia. Air Susu Ibu dan Menyusui. In: Buku Ajar Nutrisi Pediatrik dan Penyakit Metabolik. I. IDAI; 2011. p. 85.
  3. Ballard O, Morrow AL. Human Milk Composition: Nutrients and Bioactive Factors. Pediatr Clin North Am. 2013 Feb;60(1):49–74.
  4. Neville MC, Allen JC, Archer PC, Casey CE, Seacat J, Keller RP, et al. Studies in human lactation: milk volume and nutrient composition during weaning and lactogenesis. Am J Clin Nutr. 1991 Jul;54(1):81–92.
  5. Bystrova K, Widström A-M, Matthiesen A-S, Ransjö-Arvidson A-B, Welles-Nyström B, Vorontsov I, et al. Early lactation performance in primiparous and multiparous women in relation to different maternity home practices. A randomised trial in St. Petersburg. Int Breastfeed J. 2007 May 8;2:9.

Gambar diambil dari : Admin. Breastfeeding | Ministry of Health and Medical Services [Internet]. [cited 2015 Dec 4]. Available from: http://www.health.gov.fj/?page_id=1697 dan http://kellymom.com/ages/newborn/when-will-my-milk-come-in/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *