Tag Archives: failure to thrive

Mengapa Berat Badan Anakku Sulit Naik?

Orangtua seringkali mengeluhkan berat badan anak yang sulit naik atau postur tubuh anak yang semakin kurus. Padahal, orangtua merasa sudah memberikan asupan nutrisi yang cukup. Bahkan, tidak jarang masalah ini berlanjut sampai menjadi gagal tumbuh. Seringkali pula dokter menduga anak terkena TBC akibat berat badan yang sulit naik. Lalu, sampai sejauh mana orangtua perlu khawatir mengenai postur tubuh anak? Kapan seorang anak dikatakan gagal tumbuh dan apa penyebabnya ?

Apakah Laju Pertumbuhan Anak Saya Normal?

Laju pertumbuhan ialah proses perubahan berat badan, tinggi badan dan lingkar kepala yang diukur berdasarkan standar baku populasi tertentu. Saat ini, kurva pertumbuhan yang digunakan di Indonesia ialah kurva KMS yang diadopsi dari kurva pertumbuhan WHO. Seperti yang pernah di bahas oleh doctormums di edisi sebelumnya, laju pertumbuhan anak tidak bisa sekedar dinilai dari satu kali pengukuran saja. Hal ini disebabkan, pertumbuhan ialah proses yang dalam kenyataannya dapat bervariasi pada anak. Meskipun pola pertumbuhan tiap anak dapat berbeda-beda, namun orangtua perlu mengenal mana yang masih dalam laju pertumbuhan normal dan tidak. Laju pertumbuhan anak dengan usia kandungan cukup (bukan prematur) dikatakan normal bila mengikuti kaidah umum berikut ini

dm-bbtblk_eit10

Perubahan berat badan :

  • Berat bayi baru lahir biasanya berkurang 10% dalam hari-hari pertama dan naik kembali mulai hari ke 10-14
  • Pada tiga bulan pertama berat badan bayi biasanya naik 30 gram/hari
  • Antara 3-6 bulan berat badan bayi naik 20 gram/hari dan sekitar 10 gram/hari di antara 6-12 bulan
  • Berat badan bayi menjadi 2x lipat berat badan lahir pada usia 4 bulan dan menjadi 3x lipat pada usia 1 tahun
  • Berat badan anak naik sekitar 2 kg/tahun antara 2 tahun sampai pubertas2-4

Pertambahan panjang/tinggi badan

Rumus lima

Lingkar kepala (menunjukkan pertumbuhan otak):

  • Rata-rata lingkar kepala bayi saat lahir ialah 35 cm
  • Lingkar kepala bertambah sekitar 1 cm/bulan selama 1 tahun pertama dengan perubahan paling cepat saat 6 bulan pertama : sebesar 2 cm selama 1 bulan pertama dan 6 cm selama 4 bulan pertama.
  • Berat otak meningkat dua kali lipat dari saat lahir saat usia bayi 4-6 bulan dan meningkat 3x lipat saat usia anak 1 tahun.
  • Sebagian besar pertumbuhan anak selesai pada usia 4 tahun.

Lalu Kapan anak dikatakan gagal tumbuh?

Pada anak yang laju pertumbuhannya tidak mengikuti pola pertumbuhan normal orang tua perlu waspada akan gagal tumbuh. Sampai saat ini memang belum ada konsensus tetap mengenai definisi gagal tumbuh. Salah satu indeks pertumbuhan untuk mengetahui risiko gagal tumbuh ialah dengan menggunakan tabel laju berat badan WHO yang bisa di akses di sini. Laju berat badan ialah perubahan berat badan anak dalam gram selama interval 1-2 bulan dibandingkan dengan populasi. Bila ada perubahan berat badan di bawah presentil 5 maka dapat dikatakan seorang anak mengalami risiko gagal tumbuh.5-8 

Contoh grafik gagal tumbuh (http://ino.sagepub.com/content/3/12/719/F1.large.jpg)

Contoh grafik gagal tumbuh (http://ino.sagepub.com/content/3/12/719/F1.large.jpg)

Apa penyebab berat badan anak saya sulit naik?

Berat badan anak sulit naik sampai gagal tumbuh dapat terjadi karena 3 mekanisme yaitu asupan nutrisi yang tidak adekuat, gangguan penyerapan atau penggunaan nutrisi atau meningkatnya kebutuhan nutrisi anak. Namun, sebagian besar kasus berat badan sulit naik di pelayanan kesehatan primer ialah asupan nutrisi yang kurang cukup karena faktor psikososial atau gangguan perilaku makan.5,6

Asupan nutrisi tidak cukup

  • Pola pemberian makan yang salah

  • Terganggunya hubungan antara orang tua (pengasuh) dan anak

  • Masalah ekonomi

  • Asupan nutrisi yang tidak sesuai (konsumsi jus yang berlebihan, porsi yang kurang, jenis makanan yang tidak sesuai usia anak)

  • Masalah kejiwaan

  • Masalah pembentukan organ (bibir sumbing, sumbatan hidung, masalah gigi)

  • Gangguan mengisap atau menelan (gangguan saraf dan otot, gangguan pergerakan kerongkongan)

Kurangnya nafsu makan atau ketidakmampuan mengkonsumsi dalam jumlah banyak

  • Masalah kejiwaan
  • Penyakit jantung dan pembuluh darah
  • Gangguan kekuatan otot
  • Penyakit kronis atau gangguan imun
  • Palsi serebral
  • Gangguan sistem saraf pusat (tumor, hidrosefalus)
  • Sindroma genetik
  • Anemia (kekurangan besi)
  • Sembelit
  • Gangguan saluran cerna
  • Anomali kepala dan wajah (bibir sumbing, rahang kecil)
The More You Force Children To Eat, The Less They Eat_1

womencentre.net

Gangguan penyerapan makanan atau pengeluaran makanan terlalu cepat

  • Malabsorbsi (intoleran laktosa, cystic fibrosis, penyakit jantung, malrotasi, inflammatory bowel disease, alergi susu, parasit, penyakit celiac)
  • Atresia biliaris, sirosis hati
  • Muntah
  • Obstruksi saluran cerna (hernia, pyloric stenosis, malrotasi, intususepsi)
  • Diare
  • Penyakit saluran cerna

Meningkatnya penggunaan nutrisi atau penggunaan nutrisi yang tidak efektif

  • Penyakit hipertiroid
  • Kanker/keganasan
  • Inflammatory bowel disease (IBD) kronis
  • Penyakit kronis  (juvenile idiopathic arthritis)
  • Infeksi kronis berulang (infeksi saluran kencing, tuberculosis (TBC), toksoplasmosis)
  • Penyakit metabolik kronis (gangguan penyimpanan makanan, galaktosemia, diabetes mellitus)
  • Penyakit saluran nafas kronis (displasia bronkopulmonar, cystic fibrosis)
  • Penyakit jantung bawaan atau didapat.

Beberapa saran untuk orang tua

Pengukuran pertumbuhan anak penting dilakukan untuk mendeteksi dini malnutrisi pada anak, baik itu kelebihan atau kekurangan gizi. Oleh sebab itu, penting sekali orang tua memantau tumbuh kembang anak dengan rutin mengecek ke Posyandu atau pelayanan kesehatan primer/sekunder . Orang tua perlu waspada bila: 9-10

  • Berat badan anak tidak naik sebanyak 2 kali pengukuran
  • Berat badan/tinggi badan di <-2 SD (Standar Deviasi) atau <-3 kurva WHO (malnutrisi akut)
  • Berat badan/tinggi badan >+2 SD (gemuk) atau >+3 SD (obesitas) kurva WHO
  • Berat badan anak berada di Bawah Garis Merah menurut KMS (di bawah <-3 SD kurva Berat badan/umur WHO)
  • Tinggi badan/umur <-2 atau <-3 SD (malnutrisi akut)
  • Laju pertumbuhan anak tidak mengikuti pola normal

Bila orang tua menemukan satu atau lebih dari tanda di atas, jangan sungkan untuk menghubungi dokter ya 🙂

Agustina Kadaristiana, dr.

Referensi

  1. Julie A Boom. Normal growth patterns in infants and prepubertal children. Uptodate [Internet]. 2015; Available from: http://www.uptodate.com/contents/normal-growth-patterns-in-infants-and-prepubertal-children
  2. Crossland DS, Richmond S, Hudson M, Smith K, Abu-Harb M. Weight change in the term baby in the first 2 weeks of life. Acta Paediatr Oslo Nor 1992. 2008 Apr;97(4):425–9.
  3. Macdonald PD, Ross SRM, Grant L, Young D. Neonatal weight loss in breast and formula fed infants. Arch Dis Child Fetal Neonatal Ed. 2003 Nov;88(6):F472–6.
  4. Wright CM, Parkinson KN. Postnatal weight loss in term infants: what is normal and do growth charts allow for it? Arch Dis Child Fetal Neonatal Ed. 2004 May;89(3):F254–7.
  5. Cole SZ, Lanham JS. Failure to thrive: an update. Am Fam Physician. 2011 Apr 1;83(7):829–34.
  6. Rebecca T Kirkland, MD, MPH, Kathleen J Motil, MD, PhD. Failure to thrive (undernutrition) in children younger than two years: Etiology and evaluation. Uptodate [Internet]. 2014 Mar 12; Available from: http://www.uptodate.com/contents/failure-to-thrive-undernutrition-in-children-younger-than-two-years-etiology-and-evaluation
  7. Roche AF, Sun SS. Human Growth: Assessment and Interpretation. Cambridge, United Kingdom: Cambridge University Press; 2003.
  8. Weight velocity. WHO [Internet]. Available from: http://www.who.int/childgrowth/standards/w_velocity/en/
  9. PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 155/Menkes/Per/I/2010 TENTANG PENGGUNAAN KARTU MENUJU SEHAT (KMS) BAGI BALITA. Kementrian Kesehatan RI; 2010.
  10. Buford L Nichols, MD. Malnutrition in children in developing countries: Clinical assessment. Uptodate [Internet]. 2015 Feb; Available from: http://www.uptodate.com/contents/malnutrition-in-children-in-developing-countries-clinical-assessment