Tag Archives: persiapan kehamilan

Prosedur Bayi Tabung

Yang Perlu Diketahui Tentang Bayi Tabung

Memiliki keturunan adalah impian setiap pasangan yang berkeluarga. Namun tidak semua pasangan mendapatkan keturunan dengan mudah. Hal ini biasa kita kenal dengan ketidaksuburan atau infertilitas. Seseorang dikatakan mengalami infertilitas apabila tidak ada kehamilan setelah 12 bulan atau lebih melakukan hubungan seksual secara reguler tanpa menggunakan alat kontrasepsi. Salah satu pilihan terapi pada pasangan yang mengalami infertilitas adalah IVF ( In Vitro Fertilization) atau bayi tabung, dimana sel telur wanita dibuahi oleh sperma di luar tubuh manusia (laboratorium).

Siapa yang dianjurkan untuk menjalani bayi tabung?

Teknologi bayi tabung ini dianjurkan untuk:

  • Pasangan yang memiliki jumlah dan gerakan sperma sangat rendah
  • Tidak adanya saluran tuba falopi
  • Saluran tuba falopi yang tertutup
  • Usia reproduktif hampir terlewati
  • Pasangan yang telah mencoba berbagai terapi tapi gagal.

Bagaimana Prosedur IVF atau Bayi Tabung?

Prinsip bayi tabung ialah sel telur diambil dari indung telur ibu lalu dibuahi oleh sperma di laboratorium. Setelah terjadi pembuahan, 2-3 embrio lalu dimasukkan lagi ke dalam rahim. Secara detail, prosedur IVF ialah:

  1. Edukasi. Pasangan akan diberi tahu keuntungan, tingkat keberhasilan dan resiko dari tindakan ini. Pasangan juga perlu mempertimbangkan tentang perlakuan terhadap hasil embrio yang belum terpakai, kelak akan disimpan ataupun dibuang perlu dipikirkan sejak awal.
  2. Stimulasi ovarium. Pada tahap ini calon ibu diberikan obat untuk meningkatkan jumlah folikel sel telur yang matang. Setiap dokter memiliki pendekatan yang berbeda, salah satu contohnya dengan pemberian pil pengontrol kehamilan selama satu atau dua minggu sebelum dimulainya IVF.
  3. Pemeriksaan. Setelah hari kedua haid, dilakukanlah pemeriksaan seperti USG dan cek hormon. Pemeriksaan ini dilakukan pula pada hari ketiga dan kelima untuk mengevaluasi perkembangan ovarium dan level hormon. Jika tidak ada masalah, maka dilanjutkan dengan penyuntikan hormon secara mandiri selama beberapa hari. Diharapkan ada dua atau lebih folikel yang terbentuk. Berbagai efek dari pengobatan hormonal ini bisa saja timbul, seperti mood swing, sakit kepala, nyeri perut .
  4. Pengambilan sel telur. Saat folikel sel telur mencapai ukuran yang dibutuhkan , maka dilakukan penyuntikan hormon hCG. Setelah 32-36 jam , folikel yang terpilih pun diambil dengan menggunakan alat khusus, melalui vagina. Pembiusan dan pemberian obat penghilang rasa sakit akan diberikan pada ibupasien wanita.
  5. Pembuahan. Folikel-folikel sel telur tersebut diletakan dalam piringan khusus di laboratorium, dan dipertemukan dengan sperma. Sperma yang diperoleh pada hari yang sama. Disinilah pembuahan terjadi. Di luar tubuh, di dalam laboratorium, dalam pengawasan para tenaga ahli. Kurang lebih ada 50% sel telur yang berhasil dibuahi.
  6. Penanaman embrio. Dua sampai 5 hari setelah pembuahan, sel telur yang telah dibuahi (embrio) dipilih untuk diletakkan kembali dalam rahim pasien wanita dengan menggunakan kateter. Teknik ini dilakukan dalam keadaan pasien sadar. Jumlah embrio yang dikembalikan ke rahim tergantung pada riwayat IVF sebelumnya dan usia pasangan pasien. Sehingga resiko kehamilan ganda akan selalu ada.
  7. Menunggu Hasil. Setelah dua minggu , pemeriksaan darah hormon hCG dilakukan secara serial, untuk mailmen keberhasilan IVF. Jika tidak ada komplikasi pada kehamilannya, maka pemeriksaan kehamilan bisa dilakukan secara normal. Semua tahapan di atas dapat dilakukan tanpa harus dirawat inap sebelumnya, namun setelah itu, pasien diharuskan istirahat beberapa jam untuk proses pemulihan.

ivf_TREATMNT

Berapa Besar Kemungkinan Keberhasilan Bayi Tabung?
Kehamilan diperoleh rata-rata 29,4% dari setiap siklus IVF, namun yang berhasil dilahirkan 22,4%. Keberhasilan bayi tabung dipengaruhi oleh :

  1. Usia Ibu  Pada usia pasien wanita di bawah 35 tahun maka angka keberhasilannya sekitar 30-35%, usia 38-40 tahun 20-25%.
  2. Cadangan sel telur
  3. Faktor penyebab infertilitas
  4. Permasalahan psikologis dan emosional

Oleh karena itu teknik IVF ini membutuhkan komitmen yang besar dari pasangan, secara fisik, finansial maupun emosional.

Apa komplikasi dari metode IVF?

Sama seperti halnya terapi medis lainnya, prosedur IVF memiliki komplikasi seperti :

  1. Perangsangan berlebih pada indung telur
  2. Kehamilan ganda
  3. Kehamilan di luar kandungan
  4. Infeksi atau pendarahan

Meskipun begitu, resiko ini lebih kecil dibanding terapi fertilitas yang lain.

Berapa biaya bayi tabung?

Biaya 1 siklus bayi tabung di Indonesia berkisar antara Rp 30-60 juta, bergantung pada hasil pemeriksaan dan obat-obatan yang digunakan.

Bagaimana Pandangan Agama Terhadap Bayi Tabung?

Di dunia , isu tentang IVF ini memiliki pro kontra dalam berbagai agama. Sisi kritisnya adalah sumber sperma dan sel telur diharuskan dari pasangan yang resmi menikah, sperma yang didapatkan pun bukan dari cara yang dilarang agama. Serta tentang perlakuan terhadap embrio yang terbentuk namun tidak dipakai. Konsultasi dengan ahli agama yang dianut pun perlu dilakukan pasangan. Karena manusia hanya bisa berusaha, semua ditentukan oleh Yang Maha Kuasa.

Arasy Fitri Amir, dr.

10/24/2015

Seperti yang dimuat dalam media RS Anna Medika

Referensi
1. Choices NHS. Infertility – Causes – NHS Choices [Internet]. 2014 [cited 2015 Oct 24]. Available from: http://www.nhs.uk/conditions/infertility/Pages/Causes.aspx
2. Infertility and In Vitro Fertilization [Internet]. WebMD. [cited 2015 Oct 24]. Available from: http://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/guide/in-vitro-fertilization
3. Richard Paulson, MD. In vitro fertilization. Uptodate. 2015 Sep 9;
4. Melodie Shank. Religion and Third-Party Reproduction. Available from: https://www.fertilityauthority.com/articles/religion-and-third-party-reproduction
5. WHO | Infertility definitions and terminology [Internet]. WHO. [cited 2015 Oct 24]. Available from: http://www.who.int/reproductivehealth/topics/infertility/definitions/en/

Cara Mengetahui Masa Subur Wanita

Masa subur biasanya menjadi penting saat pasangan ingin mendapatkan keturunan. Pasalnya, kemungkinan terjadi kehamilan paling besar saat masa subur. Masa subur terjadi saat sel telur keluar dari indung telur dan siap untuk dibuahi (ovulasi). Kehamilan akan terjadi apabila dalam 12-24 jam terjadi pembuahan (sperma bertemu dengan sel telur).

Berikut ini adalah beberapa cara mengetahui masa subur wanita :

1. Sistem Kalender

Cara ini mungkin paling mudah dan murah. Anda hanya perlu mencatat tanggal mulai dan berhenti haid selama beberapa bulan. Semakin rutin Anda mencatat, semakin akurat perhitungannya. Cara menghitung masa suburnya dengan kalender ialah:

  1. Catat awal dan akhir menstruasi. Lebih baik dilakukan selama 8-12 bulan
  2. Penghitungan periode menstruasi dimulai dari hari 1 menstruasi bulan sebelumnya sampai hari 1 menstruasi bulan berikutnya
  3. Cari periode menstruasi terpanjang dan terpendek dari bulan-bulan yang Anda hitung
  4. Periode awal masa subur ditentukan dengan mengurangi 18 hari dari periode menstruasi terpendek.
  5. Periode akhir masa subur ditentukan dengan mengurangi 11 hari dari periode menstruasi terpanjang.
    • Contoh : Setelah dilakukan pengukuran selama 8 bulan didapatkan periode terpendek Anda 28 hari dan terpanjang 30 hari. Berarti Periode awal masa subur : 28-18 =10; Periode akhir masa subur : 29-11=18
    • Berarti masa subur Anda akan jatuh di hari ke 10-19 dari hari pertama menstruasi

free-printable-september-2015-calendar-shining-mom

  • *Saat ini banyak website/Apps untuk menghitung masa subur untuk mengurangi kerepotan Anda menghitung tiap bulan

2. Termperatur tubuh basal

Hormon progesteron yang dihasilkan tubuh wanita setelah ovulasi mempengaruhi hipotalamus di otak untuk meningkatkan suhu tubuh. Sehingga memonitor suhu tubuh tiap hari dapat digunakan untuk mengetahui saat ovulasi. Caranya ialah :

  1. Siapkan termometer. Termometer air raksa lebih akurat daripada termometer elektronik dalam pengukuran periode ovulasi.
  2. Ukur suhu Anda di bawah lidah sesaat setelah bangun pagi. Artinya sebelum Anda beranjak dari tempat tidur, ke kamar mandi, makan, minum, dll.
  3. Sebelum ovulasi, suhu tubuh basal wanita biasanya tetap di antara 36.1-36.4°C. Saat ovulasi suhu tubuh basal Anda akan meningkat 0.1-0.2°C.
    Meskipun cukup mudah dan murah, kekurangan metode ini ialah hasilnya yang mungkin bervariasi. Bila anda sakit, bepergian, kurang tidur, atau mengkonsumsi obat tertentu bisa saja suhu basal anda akan berubah dan mempengaruhi pengukuran.

3. Menilai lendir rahim (mukus serviks)

Konsistensi lendir yang keluar dari kemaluan Anda akan berubah selama periode mens. Semakin mendekati masa subur, ‘keputihan’ Anda akan menjadi lebih banyak, licin, kenyal seperti putih telur. Cara mengetahui masa subur lewat lendir rahim ialah :

  1. Ambil lendir dari kemaluan Anda dengan menyapukan jari dari depan ke belakang
  2. Catat mengenai warna, konsistensi dan kekentalan di kalender Anda
  3. Ovulasi biasanya terjadi 1-2 hari saat lendir rahim paling jernih, licin, elastis/kenyal.
    Dibandingkan dengan sistem kalender atau mengukur suhu tubuh, cara ini dinilai lebih dipercaya.
Various-types-of-mucus

Gambar A. Lendir kering, tebal, lengket (Tidak Subur) B. Seperti krim, lengket (Tidak Subur) C. Keruh, elastis (Agak subur) D. Jernih, Elastis, Seperti Putih Telur (Paling subur)

4. Tes hormon LH (Luteinizing Hormone)

Tepat sebelum ovulasi, hormon LH akan meningkat secara drastis sehingga dapat digunakan untuk mengetahui ovulasi. Bila dilakukan dengan benar, alat ini 99% dapat memprediksi ovulasi meskipun harganya lebih mahal. Namun, perlu diingat bahwa tes LH ini hanya bisa prediksi, tidak bisa memberi kepastian kapan ovulasi terjadi. Saat ini alat ukur LH sudah tersedia di pasaran. Penggunaannya mirip tes urine kehamilan sehingga amat nyaman untuk wanita yang ingin mengetahui masa subur dari rumah. Cara menggunakannya ialah :

  1. Baca petunjuk alat. Ada tes yang prediksi ovulasi dalam waktu 7 hari dan ada yang 3-2 hari.
  2. Tentukan waktu. Bila siklus Anda teratur, Anda bisa gunakan sekitar 2-3 hari sebelum perkiraan ovulasi (14 hari sebelum perkiraan mens berikutnya). Tapi bila siklus Anda tidak teratur, Anda bisa mengira-ngira waktu tes saat lendir mulai jernih, licin dan kenyal. Ingat, sesuaikan dengan petunjuk alat tes Anda.
  3. Lakukan pengujian dengan menggunakan urin antara jam 10.00-20.00 tapi jangan gunakan urin pertama di pagi hari. Sebaiknya kurangi minum 2 jam sebelum melakukan tes karena bisa mempengaruhi untuk mendapatkan hasil yang akurat.
  4. Jika muncul dua garis warna artinya hasil positif. Ovulasi kemungkinan akan terjadi dalam 24-48 jam berikutnya. Lakukan hubungan intim dalam 24-48 jam ini bila ingin berusaha mendapatkan keturunan.
table-siklus

Saran Waktu Dilakukan Tes Urine LH berdasarkan siklus menstruasi

Diskusian dengan dokter atau bidan Anda apabila menemukan kendala dalam mencoba metode-metode ini. Selamat berusaha 🙂

Agustina Kadaristiana, dr.

09/27/2015

Referensi

1. Charting Your Fertility Cycle [Internet]. WebMD. [cited 2015 Sep 27]. Available from: http://www.webmd.com/infertility-and-reproduction/fertility-tests-for-women
2. How to Chart Your Menstrual Cycle [Internet]. WebMD. [cited 2015 Sep 27]. Available from: http://www.webmd.com/baby/charting-your-fertility-cycle
3. Corrine K Welt, MD. Evaluation of the menstrual cycle and timing of ovulation. Uptodate. 2015 Apr 21;
4. Fertility Awareness: Natural Family Planning (NFP) [Internet]. American Pregnancy Association. [cited 2015 Sep 27]. Available from: http://americanpregnancy.org/preventing-pregnancy/natural-family-planning/
5. How to guide: Ovulation calculator [Internet]. WebMD Boots. [cited 2015 Sep 27]. Available from: http://www.webmd.boots.com/fertility/how-to-ovulation-calculator
6. Ovulation Kits and Fertility Monitors [Internet]. American Pregnancy Association. [cited 2015 Sep 27]. Available from: http://americanpregnancy.org/getting-pregnant/ovulation-kits/