Tanda tanda Vital Bayi dan Anak

Tanda tanda vital ialah tanda yang menunjukkan fungsi penting tubuh manusia. Dari tanda-tanda ini bisa diketahui apakah seseorang relatif sehat, mengalami penyakit serius, atau menderita gangguan yang mengancam jiwa. Ada empat tanda tanda vital yang umum diperiksa oleh tenaga kesehatan yaitu denyut nadi, tekanan darah, suhu tubuh dan kondisi nafas. Semua orang yang masih hidup tentu memiliki tanda tanda vital. Namun, nilai tanda tanda vital ini bisa berbeda sesuai dengan usia, jenis kelamin, berat badan, dan kesehatan tubuh pada umumnya.

Pada anak, pemeriksaan tanda tanda vital ini amat penting dipelajari karena dapat mendeteksi dini adanya penyakit serius pada anak atau tidak. Hal ini amat bermanfaat karena anak bisa mendapatkan pertolongan segera dari dokter ketika sakitnya cukup serius. Pemeriksaan tanda tanda vital pada anak juga sebenarnya cukup mudah untuk dipelajari oleh orangtua atau pengasuh. Oleh karena itu, orangtua atau pengasuh hendaknya tahu dan paham cara pemeriksaan ini.

Tanda Tanda Vital 1 : Denyut Nadi

Denyut nadi yang dihitung menunjukkan berapa kali jantung berdetak dalam satu menit. Jumlah denyut nadi ini bisa berubah sesuai usia, jenis kelamin, aktivitas bahkan perubahan stress pada anak. Selain menghitung jumlah, dokter juga biasa menilai apakah irama nadi ini teratur atau tidak.

Pada bayi, denyut nadi biasanya diukur dengan meletakkan jari secara lembut di lipatan siku atau lipatan lutut dalam. Sedangkan pada anak yang lebih besar, denyut nadi bisa dihitung dari nadi pergelangan tangan. Setelah itu, denyut nadi dihitung selama satu menit menggunakan jam yang memiliki jarum atau stopwatch.

c5f001be2817adfc6f43064baafeeeb8
Tanda Tanda Vital 1 : Nadi

Berikut ini denyut nadi normal selama satu menit pada anak sesuai usia.

Usia Nadi saat anak bangun (kali/menit) Nadi saat anak tidur (kali/menit)
Bayi baru lahir s/d 3 bulan 85-205 80-160
3 bulan s/d 2 tahun 100-190 75-160
2 s/d 10 tahun 60-140 60- 90
>10 tahun 60-100 50-90

Pemeriksaan denyut nadi ini sebenarnya tidak perlu rutin dilakukan orangtua. Terkecuali bila memang buah hati Anda memiliki kondisi penyakit yang membutuhkan pemantauan denyut nadi secara berkala. Namun, ada kalanya pemeriksaan ini penting untuk dilakukan seperti saat :

  • anak mengeluhkan jantung berdebar-debar, nyeri dada
  • pingsan
  • kulit mendadak pucat atau bibir menjadi biru
  • sulit bernafas mendadak seperti pada asthma

Bila ada kondisi seperti ini, Anda sebaiknya segera membawa ke dokter.

Tanda Tanda Vital 2: Tekanan darah/Tensi

Pemeriksaan tekanan atau tensi darah pada anak cukup sulit dilakukan bagi awam. Selain itu, untuk mengukur tekanan darah anak dibutuhkan manset yang ukuran khusus sesuai usia mereka. Sehingga, tidak seperti pemeriksaan tanda tanda vital yang lain, pemeriksaan ini biasanya hanya dilakukan oleh tenaga kesehatan terlatih. Namun, mungkin pada anak dengan kondisi kesehatan tertentu, dokter akan melatih orangtua untuk memeriksa tekanan darah anak.

pediatric's office nurse with patients
Tanda tanda vital 2 : Tekanan darah

Tidak seperti orang dewasa, pemeriksaan tekanan darah anak baru rutin dilakukan setiap tahun pada anak usia diatas 3 tahun. Pasalnya, tensi pada batita cukup sulit dinilai secara akurat. Terkecuali bila batita mengalami penyakit jantung atau ginjal yang cukup serius. Berikut ini ialah tekanan darah normal anak sesuai usia.

Perkiraan Usia Batas normal tekanan sistolik (mmHG) Batas normal tekanan diastolik (mmHg)
1-12 bulan 75-100 50-70
1-4 tahun 80-110 50-80
3-5 tahun 80-110 50-80
6-13 tahun 85-120 55-80
13-18 tahun 95-140 60-90

Tanda Tanda Vital 3 : Pernafasan

Masalah pernafasan ternyata menjadi penyebab nomer satu kegawatdaruratan pada bayi dan anak. Sehingga amat penting bagi orangtua untuk bisa menilai pernafasan yang normal dan tidak. Menilai pernafasan yang akurat paling baik dilakukan saat anak tidur atau istirahat. Anak sebaiknya tidak menyadari bahwa pernafasarnnya sedang dihitung. Sebab, bila ia sadar, anak bisa mengatur nafasnya seperti yang ia inginkan.

Pernafasan normal pada bayi dengan anak lebih besar ternyata berbeda. Bayi bernafas lebih cepat dan lebih tidak teratur. Terkadang bayi baru lahir bernafas cepat dan dalam lalu tiba-tiba nafasnya menjadi lambat dan dangkal. Jangan heran juga bila sewaktu-waktu ia menahan nafas selama beberapa detik. Hal ini disebut juga nafas periodik (periodic breathing) dan normal ditemukan pada bayi. Selain itu, bayi juga suka mengeluaran dengkuran halus saat ia tidur. Orangtua tidak perlu khawatir bila bayi bernafas seperti itu karena lambat laun pernafasannya akan menjadi matang dan teratur.

Cara menilai pernafasan

Menilai pernafasan anak amat mudah dilakukan. Caranya ialah dengan mengamati langsung atau memegang dada anak saat ia bernafas. Sementara itu, hitung seberapa banyak ia bernafas selama satu menit menggunakan jam dengan jarum atau stopwatch. Hal pertama pernafasan yang dinilai ialah upaya nafas. Apakah anak sulit bernafas atau tidak. Tanda anak sulit bernafas misalnya :

  • Wajah anak bisa seperti ketakutan dan terlihat panik
  • Anak bernafas melalui mulut. Hal ini bisa saja saluran nafas anak tersumbat atau anak sudah terlalu sesak.
  • Anak mengeluarkan suara yang tidak lazim saat bernafas seperti mendengkur atau mengi (bengek)
  • Hidung anak kembang kempis
  • Otot leher dan dada sangat terangkat saat bernafas. Bahkan terlihat cekungan yang nyata di leher, sela tulang iga dan perut. Dalam istilah kedokteran hal ini disebut retraksi.
  • Kulit anak menjadi pucat dan membiru di sekitar hidung dan mulut. Hal ini menandakan darah anak tidak mengangkut cukup oksigen dari paru-paru.
  • Nafas anak menjadi lebih cepat atau lambat dari yang normal.
60999-0550x0475
Tanda kesulitan bernafas

Adapun kecepatan bernafas anak yang normal sesuai usia ialah:

Umur Kecepatan nafas normal (kali/menit)
0-1 tahun 30 s/d 60
1-3 tahun 24 s/d 40
3-5 tahun 22 s/d 34
5-12 tahun 18 s/d 30
>13 tahun 12 s/d 16

Selain itu, lihat juga pola pernafasannya. Apakah teratur atau tidak. Bila orangtua atau pengasuh menemukan tanda-tanda sulit bernafas atau khawatir pola pernafasan anak tidak seperti biasanya, silakan hubungi tenaga kesehatan. Ada kemungkinan anak Anda butuh pertolongan segera.

Tanda Tanda Vital 4 : Suhu tubuh

Suhu pusat tubuh anak rata-rata antara 36.6oC – 37oC saat diukur lewat mulut dan 0.5oC lebih tinggi saat diukur dari dubur. Mengukur suhu tubuh penting dilakukan saat curiga anak mengalami demam. Pasalnya, demam bisa jadi pertanda anak Anda terkena infeksi, gangguan metabolisme atau penyakit lain. Ada beberapa cara mengukur suhu tubuh anak. Paling akurat ialah dari dubur meskipun cara ini terasa kurang nyaman. Selain itu, pengukuran dari mulut (di bawah lidah) juga bisa mendapatkan hasil akurat bila dilakukan dengan teknik yang benar. Cara ini berguna terutama pada anak lebih dari 4 tahun yang bisa kooperatif.

4343_image
Tanda tanda vital 4 : Suhu

Sebaliknya, pengukuran dari ketiak ternyata kurang akurat. Namun, cara ini masih bisa digunakan sebagai pemeriksaan awal pada bayi kurang dari tiga bulan atau pada anak yang lebih besar tetapi belum bisa menahan termometer dari bawah lidah. Demikian pula pemeriksaan suhu lewat telinga atau dahi, dimana hasil yang didapatkan kurang akurat. Orangtua tidak disarankan untuk menilai suhu anak hanya dari memegang kulit anak. Hal ini disebabkan hasil yang didapatkan tergantung dari suhu pemeriksanya.

Agustina Kadaristiana, dr.

11/22/2015

Referensi

1. How To Take Your Child’s Pulse. KidsHealth [Internet]. Available from: http://kidshealth.org/parent/firstaid_safe/emergencies/take-pulse.html
2. Normal Vital Signs: Normal Vital Signs. 2015 Sep 18 [cited 2015 Nov 22]; Available from: http://emedicine.medscape.com/article/2172054-overview
3. Mark A Ward, MD. Patient information: Fever in children (Beyond the Basics). Uptodate. 2015 Aug 31;
4. Pediatric Vital Signs: Normal Heart Rate Chart [Internet]. eMedicineHealth. [cited 2015 Nov 22]. Available from: http://www.emedicinehealth.com/pediatric_vital_signs/article_em.htm
5. Jan E Drutz, MD. The pediatric physical examination: General principles and standard measurements. Uptodate. 2015 Nov 18;
6. Vital Sign in Children. US Dep Health Hum Serv [Internet]. 2011 Jun 26; Available from: http://chemm.nlm.nih.gov/pals.htm#sec2
7. Your baby’s breathing: what’s normal. Babycenter [Internet]. 2012 Apr; Available from: http://www.babycentre.co.uk/a558559/your-babys-breathing-whats-normala

11 thoughts on “Tanda tanda Vital Bayi dan Anak

    1. Halo, terimakasih atas feedbacknya. Mungkin ada yang bisa kami tingkatkan dari segi penyampaian? Menurut pengalaman kami di lapangan, menilai tanda-tanda vital anak oleh orangtua sangat bermanfaat untuk menilai kegawatdaruratan pada anak. Sebagai contoh, tanda-tanda anak sesak nafas, demam, dsb.

  1. Anak saya pada saat ini umur 4 bulan, sedang sering teriak teriak, nah pada saat teriak si anak seperti menarik nafas dalam dalam apakah hal tersebut normal?mohon bantuannya

    1. Halo, saat menangis memang pola nafas bayi berbeda dengan saat istirahat. nafas bayi lebih cepat dan pendek. apabila menarik nafas dalam masih normal sepanjang tidak berlanjut sampai ia istirahat. Semoga membantu ya 🙂

  2. Anak saya berumur 19 bulan dan sekarang sedang demam serta batuk. Tadi saya hitung nafasnya sekitar 39per menit dan dia bernafs dengan mulut, apakah itu masih normal?

    1. Halo Ibu,

      Apakah anaknya sudah dibawa ke dokter? kalau untuk anak usia 19 bulan, nafas 39x termasuk cepat ya bu. Baiknya diperiksa ke dokter untuk di cek kondisi saluran nafasnya. Semoga cepat sehat ya bu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *