Tips Agar Anak Tidur Nyenyak

Tidur yang cukup sangat penting untuk proses belajar yang optimal. Bila anak kurang jam tidur, otomatis tubuh akan mencoba membayarnya dengan tidur yang lebih panjang di waktu lain. Namun, bila hal ini terjadi secara kronis maka periode anak saat bangun akan terpengaruh. Hasilnya ialah kurangnya kewaspadaan anak saat bangun, mengantuk, gangguan emosi (emosi labil, mudah marah, depresi dan marah), kelelahan, sakit kepala dan otot. Fungsi luhur otak anak juga bisa terganggu seperti berkurangnya memori, konsentrasi, atensi, kemampuan akademis dan mengambil keputusan dan memecahkan masalah sampai terjadinya perilaku overaktif, impulsif, tidak patuh dan kegagalan dalam mengikuti pelajaran sekolah.

Lalu, bagaimana menyiasati agar anak dapat tidur dengan nyenyak? Berikut tips-tipsnya..

  1. Masih ingat kan ya dengan ritme sirkardian pada artikel pola tidur anak normal? Jam internal biologis anak ini bisa kita atur sedemikian rupa dengan rangsangan cahaya dan jadwal yang teratur. Coba lakukan kegiatan rutin sesuai jadwal, seperti kenalkan waktu makan, waktu tidur siang dan waktu tidur. Hal ini bisa melatih kematangan jam biologis dan pola tidur-bangun anak sejak dini.

  2. Buat tempat tidur anak khusus untuk istirahat. Usahakan untuk menghindari bermain di kamar tidur. Jangan jadikan kamar tidur juga sebagai tempat hukuman. Hal ini dimaksudkan supaya saat masuk kamar, anak rileks dan bisa beristirahat dengan nyaman.

  3. Perhatikan lingkungan sekitar anak saat tidur. Buat kamar segelap mungkin, suhu yang nyaman (tidak terlalu panas dan dingin) dan minim dari suara bising. Bila anak masih tidak nyaman gelap, lampu tidur bisa digunakan.

  4. Kurangi makanan yang mengandung kafein di siang hari (cokelat, teh, cola). Kafein bisa menunda waktu tidur, mengurangi total waktu tidur, dan meningkatkan kejadian tidur di siang hari.

  5. Menjelang waktu tidur, hindari aktivitas bermain, olah raga dan stimulus visual seperti komputer atau televisi. Ganti aktivitas tersebut dengan yang membuat rileks seperti bercerita, mandi atau sikat gigi tanpa tergesa-gesa atau “quality time” berdua dengan anak. Namun, bila Anak anda malah menjadi aktif dengan mandi, Anda bisa meninggalkan aktivitas ini sebelum tidur.

  6. Jangan lupa lakukan kiat-kiat tidur anak yang aman ya..

Selamat tidur 🙂

Agustina Kadaristiana, dr.

Modifikasi terakhir :09/15/2015

Referensi

  1. Davis KF, Parker KP, Montgomery GL. Sleep in infants and young children. J Pediatr Health Care. 2004 Mar 1;18(2):65–71.
  2. Bedtime routines for babies. Babycenter. 2012 Mar. http://www.babycentre.co.uk/a553895/bedtime-routines-for-babies

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *