Tips Membersihkan Rumah Bagi Penderita Alergi

Membersihkan rumah tentunya bukan pekerjaan mudah bila ada penderita alergi di rumah. Terlebih lagi bila penderita alergi tersebut ialah ibu yang berperan membersihkan rumah. Bisa jadi menjadi pekerjaan berat karena debu atau kotoran yang berterbangan saat dibersihkan bisa mencetuskan alergi atau asma. Termasuk bahan-bahan kimia pada cairan pembersih yang bisa membuat tangan yang sensitif menjadi gatal dan iritasi. Padahal kondisi rumah yang bebas dari alergen (misalnya debu, bulu hewan piaraan dan tungau) ialah syarat penting untuk mencegah reaksi alergi bagi penderitanya. Lalu bagaimana cara agar rumah menjadi sehat dihuni penderita alergi tanpa menyiksa penderita alergi yang membersihkan rumah tersebut? Yuk simak langkahnya

1. Kenali Jenis-jenis Alergen 

Alergen ialah substansi yang biasanya tidak berbahaya tetapi dapat mencetuskan respon alergi pada penderita yang hipersensitif. Reaksi hipersensitifitas yang cepat paling umum terjadi pada anak-anak dan dewasa muda dengan penyakit asthma dan rhinitis. Beberapa sumber yang menjadi alergen ialah tungau, kecoa, kucing dan anjing. (1)

  • Tungau (Dermatophagoides pteronyssinus dan D.farinae) adalah hewan antropoda dari kelas Arachnida yang berkoloni di sofa, sprei/selimut, karpet dan materi berbahan dasar kain lainnya. Tungau tidak menggigit, dan diluar kemampuannya mencetuskan alergi, tidak ada pengaruh lain yang berbahaya pada manusia. Ukuran tungau sangatlah kecil dan tidak bisa dilihat secara kasat mata sehingga menjadi kendala untuk mengedukasi penderita alergi. Feses dari tungau yang mengandung protein, endotoxin, enzim dan DNA bisa menjadi stimulus imun bagi penderita alergi. (2–4)
  • Hewan peliharaan merupakan sumber alergen yang umum pada penderita alergi yang reaktif terhadap kucing, anjing atau keduanya. Hewan eksotis yang mulai dipelihara seperti reptil, burung, serangga dan monyet juga dilaporkan dapat mencetuskan alergi.(5)Alergen utama dari hewan peliharaan ialah kulit yang terkelupas. Membersihkan alergen dari hewan peliharaan termasuk sulit karena partikelnya yang kecil sehingga bisa tetap di dalam udara dalam periode yang lama. (4)
  • Kecoa bisa menjadi sumber alergen. Penelitian dari 476 anak melaporkan bahwa kombinasi tes kulit spesifik yang positif dan paparan terhadap kecoa berkaitan dengan angka perawatan di rumah sakit yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan tidak ada kombinasi ini. (6,7)
  • Jamur dan Spora dalam rumah termasuk sumber alergen yang terdapat di rumah yang kelembabannya tinggi, genangan air, atau air yang bocor.(4)
  • Tikus menghasilkan urin yang mengandung protein yang menjadi sumber alergen di perkantoran, sekolah dan rumah. Bayi yang terpapar dengan alergen ini berhubungan dengan perkembangan asthma.(4)

2. Proteksi Diri Anda
Bila anda mengidap alergi, paling baik ialah menyerahkan tugas membersihkan rumah kepada orang lain. Namun, bila tidak memungkinkan, anda tetap bisa membersihkan rumah dengan persiapan yang memadai. Sebagai contoh, anda bisa menggunakan masker bila tidak bisa terkena debu, menggunakan sarung tangan berbahan plastik saat mencuci piring, mengepel, menyikat kamar mandi dsb, lalu menghindari bahan-bahan pembersih yang bisa mengiritasi kulit sensitif.(8) Seperti :

BahanProduk
AmoniaDisinfektan, pembersih lantai, kaca, jendela, pembersih serbaguna
Chloride dan alkyl ammonium chloridePenghilang jamur dan lumut
Ammonium hydroxidePenghilang noda
Hydrochloric acidPembersih saluran air/pipa
Hypochloric acid Pembersih toilet bowl
Lye (larutan alkali)Pembersih oven, saluran air
Petroleum distillatesSemir dan wax furnitur
Petroleum solventsPembersih lantai
PhenolPembersih antibakteri, toilet bowl, semir furnitur
Sodium bisulfate Pembersih toilet bowl
Sodium hypochlorite Disinfektan, pembersih noda, pembersih serbaguna
Sodium or potassium hydroxide Pembersih saluran air, pembersih oven

3. Pilih Produk yang Bersahabat
Produk kebersihan yang keras bisa mencetuskan reaksi asthma dan alergi. Tentunya hal ini perlu dihindari oleh penderita alergi. Produk pilihan yang ramah dengan penderita alergi ialah yang terdapat label “green”, “ramah lingkungan”, “non-toksik”, “biodegradable”, “bebas fosfat”, “bebas VOC” atau “bebas pelarut”. (9) Selain itu, anda juga dapat meramu produk pembersih sendiri dari lemon, cuka dan baking soda (American Academy of Asthma and Immunology).(10)

  • Cara 1 : semprotkan cuka langsung pada dinding, tidak perlu di basuh, biarkan kering dengan sendirinya.
  • Cara 2 : Campur 2 gelas cuka, 2 gelas air yang sangat panas, dan ½ gelas garam dan 2 gelas borax. Biarkan larutan tersebut di area yang kotor selama 30 menit. Letakkan campuran tersebut lagi, lalu gosok dan bilas dengan air biasa.

4. Tips Membersihkan Ruangan

  • Bersihkan lantai atau karpet dengan vakum HEPA (high-efficiency particulate air) filter minimal seminggu sekali. HEPA filter ialah filter untuk partikel yang sangat kecil. Saat menyedot alergen dengan vakum HEPA filter, alergen akan tidak akan lolos keluar dari vakum sehingga tidak pindah bebas ke udara
Replacement-HEPA-filters

HEPA Filter

  • Gunakan kain basah untuk mengepel lantai setelah divakum dan mengelap lemari, jendela atau permukaan furnitur agar alergen terjebak dalam kain dan tidak terbang ke udara
  • Gunakan kain pelapis untuk mengontrol alergen seperti sarung untuk bantal, matras, box spring, atau pelapis furnitur. Woven-fabrics (kain yang disulam) dengan ukuran pori 6 mikron disukai karena efektif mengontrol pergerakan tungau dan alergen dari kucing namun masih bisa menjaga aliran udara yang cukup. Ciri-ciri dari material kain ini ialah permukaan yang lembut, harga yang relatif lebih mahal, dan tahan untuk dicuci berulang kali. Sebaliknya, kain non-woven (yang bentuk dan teksturnya mirip handuk kertas/paper towel) bisa mengumpulkan alergen dalam jumlah banyak dan mudah rusak dengan pencucian berulang
  • Ganti sarung bantal dan matras dengan sarung yang beresleting agar tungau tidak bisa masuk
  • Cuci sprei, sarung bantal atau guling dan selimut di air panas atau hangat dengan deterjen atau di dry in di dalam pengering elektrik yang di stel mode panas
  • Gunakan gorden yang mudah dicuci, vinyl atau model gorden yang digulung
  • Buang barang-barang yang bisa mengoleksi debu seperti pernak-pernik. Simpan mainan dalam kontainer plastik agar terbebas dari debu
  • Bila memungkinkan, karpet sebaiknya tidak digunakan atau diganti dengan karpet kecil yang bisa dicuci (area rug). (4,11–13)

5. Tips Membersihkan Dapur

  • Gunakan exhaust fan secara berkala untuk menghilangkan asap masakan dan mengurangi kelembaban udara
  • Buang sampah pada tempat sampah yang tertutup dan kedap serangga juga buang sampah tiap hari
  • Simpan makanan (termasuk makanan hewan peliharaan jika ada) di wadah tertutup dan buang makanan yang berjamur atau sudah kadaluarsa.
  • Bersihkan wastafel/bak cuci piring dan kran setiap hari dari jamur dan sisa makanan
  • Bersihkan alat masak, lap kabinet dapur dan pel lantai. Bersihkan kabinet dapur dan countertop menggunakan deterjen dan air. Cek kebocoran pipa atau air yang menggenang karena bisa jadi sarang jamur dan kecoa.
  • Bersihkan lemari es secara berkala termasuk karet pintu kulkas dari jamur (12,13)

6. Tips Membersihkan Kamar Mandi

  • Gunakan exhaust fan untuk mengurangi kelembaban udara terutama saat mandi
  • Ganti karpet dengan lantai keramik, vinyl, kayu atau linoleum.
  • Ganti wallpaper dengan keramik atau gunakan cat anti jamur pada dinding
  • Sikat bak, shower, kran dengan pemutih. Bersihkan atau ganti tirai kamar mandi atau keset yang berjamur.
  • Sikat pipa dari jamur dan segera atasi bila ada kebocoran. (11–13)

7. Mencuci

  • Jangan gunakan deterjen yang mengandung pewangi karena pewangi dapat merangsang gejala alergi pada beberapa orang yang sensitif.
  • Sebaiknya gunakan dryer daripada menjemur pakaian di udara bebas. Menjemur di udara bebas dapat menjebak alergen seperti pollen dan jamur.11

8. Tindakan lain

  • Jaga temperatur rumah sekitar 20-22oC dan kelembaban <50%. Suhu rumah yang panas dan lembab merupakan tempat yang disukai untuk pertumbuhan tungau dan jamur. AC baik digunakan untuk penderita alergi karena dapat menyaring udara, mencegah tungau, debu, kotoran, pollen dan jamur juga menjaga suhu tetap dingin. Untuk menjaga kelembaban di angka yang diinginkan, bisa gunakan dehumidifiers.
  • Gunakan filter udara yang menggunakan sistem HEPA (high-efficiency particulate air)
  • Bersihkan atau ganti filter partikel kecil di sistem pendingin atau pemanas pusat dan AC paling tidak setiap bulan.
  • Jangan membiarkan hewan peliharaan masuk dalam rumah. Mandikan hewan peliharaan tiap minggu.
  • Kontrol kecoa dan tikus dengan jebakan hewan. Bila tidak efektif, gunakan jasa profesional pemberantas hama. Tutup lubang atau retakan pada dinding untuk mencegah hewan tersebut masuk ke dalam rumah.
  • Jangan merokok di dalam rumah. (4,11–13)

Agustina Kadaristiana, dr.
Sumber

1. Allergen. Am Acad Allergy Asthma Immunol [Internet]. Available from: http://www.aaaai.org/conditions-and-treatments/conditions-dictionary/allergen.aspx

2. Wan H, Winton HL, Soeller C, Tovey ER, Gruenert DC, Thompson PJ, et al. Der p 1 facilitates transepithelial allergen delivery by disruption of tight junctions. J Clin Invest. 1999 Jul;104(1):123–33.

3. Ghaemmaghami AM, Robins A, Gough L, Sewell HF, Shakib F. Human T cell subset commitment determined by the intrinsic property of antigen: the proteolytic activity of the major mite allergen Der p 1 conditions T cells to produce more IL-4 and less IFN-gamma. Eur J Immunol. 2001 Apr;31(4):1211–6.

4. Thomas A E Platts-Mills. Allergen avoidance in the treatment of asthma and allergic rhinitis. Uptodate. 2014 Jan 16;

5. Phillips JF, Lockey RF. Exotic pet allergy. J Allergy Clin Immunol. 2009 Feb;123(2):513–5.

6. Rosenstreich DL, Eggleston P, Kattan M, Baker D, Slavin RG, Gergen P, et al. The role of cockroach allergy and exposure to cockroach allergen in causing morbidity among inner-city children with asthma. N Engl J Med. 1997 May 8;336(19):1356–63.

7. Wang J, Visness CM, Calatroni A, Gergen PJ, Mitchell HE, Sampson HA. Effect of environmental allergen sensitization on asthma morbidity in inner-city asthmatic children. Clin Exp Allergy J Br Soc Allergy Clin Immunol. 2009 Sep;39(9):1381–9.

8. Household Irritants: Skin-Friendly Cleaning Tips for Your Family. WebMD [Internet]. Available from: http://www.webmd.com/skin-problems-and-treatments/america-asks-10/cleaning-tips

9. R. Morgan Griffin. Keeping Your House Clean Without Harsh Chemicals. WebMD [Internet]. Available from: http://www.webmd.com/children/environmental-exposure-head2toe/safer-cleaning-products?page=1

10. Mix Your Own Cleaning Solutions. Am Acad Allergy Asthma Immunol [Internet]. 2014; Available from: http://www.aaaai.org/conditions-and-treatments/library/allergy-library/cleaning-products-for-allergy-and-asthma-sufferers.aspx

11. Melinda Ratini, DO, MS. Housecleaning Tips to Ease Allergies. WebMD [Internet]. 2012; Available from: http://www.webmd.com/allergies/features/allergy-tips

12. Allergy-proof your home. Mayoclinic [Internet]. 2014; Available from: http://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/allergies/in-depth/allergy/art-20049365?pg=2

13. Cleaning Tips for Allergy and Asthma Sufferers. Am Acad Allergy Asthma Immunol [Internet]. 2014; Available from: http://www.aaaai.org/conditions-and-treatments/library/allergy-library/cleaning-tips-for-allergy-and-asthma-sufferers.aspx

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *